Kalah 4 Suara di Batanta Selatan, Unggul 1 Suara di Waigeo Barat

Raja Ampat Paling Cepat, DoaMu 19, MaDom 5

Kabupaten Raja Ampat paling cepat menyelesaikan rekapitulasi suara berdasarkan formulir C-1 di server KPU RI. Semua data dari 141 TPS di kabupaten itu sudah terdata di server KPU, sekira pukul 00.30, Minggu (19/2) dini hari tadi.

Data yang masuk menunjukkan pasangan Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani unggul telak di Raja Ampat. DoaMu menorehkan 14.241 suara (52,96%), disusul pasangan nomor urut 3, Stepanus Malak-Ali Hindom dengan 7.331 suara (27,26%), dan terakhir Irene Manibuy-Abdullah Manaray dengan 5.320 suara (19,78%).

Besarnya kemenangan DoaMu di Raja Ampat ini karena kemenangan di 19 dari 24 distrik. Lima distrik yang ‘lepas’ dari kemenangan DoaMu itu adalah Batanta Selatan, Kepulauan Ayau, Misool Barat, Misool Utara, dan Salawati Tengah.

Dari lima kecamatan yang diungguli MaDom, pertarungan tersengit terjadi di Distrik Batanta Selatan. Di distrik yang memiliki 6 TPS itu, DoaMu meraih 295 suara (41%), sedangkan MaDom mendapatkan 299 suara (41,5%). Iman kebagian 126 suara (17,5%).

Sebaliknya, kemenangan sangat dramatis tertorehkan di Distrik Waigeo Barat. Di sana DoaMu unggul 1 suara saja dari ImAn. DoaMu dapat 323 suara (40,2%), sedangkan ImAn 322 suara (40,1%). Di Distrik ini MaDom dapat 158 suara (19,7%).

Data ini bersifat sementara, karena data final adalah yang sesuai dengan pleno KPU Papua Barat nanti.

Sementara itu, data juga menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pemilih di Raja Ampat mencapai 76,2%. Dari 423.710 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap, yang menggunakan hak pilih 322.936 orang.(dixie)

Baca Juga :
Warga Diduga Pengusaha OAP Ngamuk di Bina Marga Papua Barat