DoaMu: Pertandingan Sudah Selesai, Tak Ada Lagi Warna Warni

Ajak Semua Gandengan Tangan Bangun Papua Barat

 

Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani SH MSi menegaskan pertandingan sudah selesai.

“Sekarang mari kita bergandengan tangan bahu membahu membangun Papua Barat,” ujar Gubernur Mandacan.

Ajakan ini disambut applause meriah ribuan warga Papua Barat yang menghadiri syukuran DoaMu di grand ballroom lantai 2 hotel Grand Mercure, Jakarta, Jumat (12/5) malam.

DoaMu menegaskan kalau dulu ada warna-warni dalam Pilkada, maka semua itu kini padu dalam upaya membangun PB.

“Kita harus takut akan Tuhan, disiplin kerja, setia dan jujur,” ingat Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan semua suku agama ras dan adat budaya. “Mari bersatu demi tegaknya NKRI,” tegas Gubernur.

 

 

Untuk itu, Gubernur menegaskan akan mensinergikan semua program Pemprov dengan Pemkot dan Pemkab serta pemerintah pusat.

Gubernur kemudian berterima kasih pada semua pihak yang telah mendukung mereka, termasuk KPU, Bawaslu, dan pengamanan yang telah membuat Pilkada PB berjalan aman.

“Kita berhasil balikkan kekhawatiran bahwa PB rawan pertama jadi yang paling aman,” tegasnya, kembali disambut applause meriah hadirin.

 

 

Turut hadir di acara itu, antara lain, anggota DPR RI dapil Papua Barat, Robert Kardinal dan Michael Wattimena, para pemuka agama, adat, dan masyarakat, pengusaha termasuk dari British Petroleum.

Hal senada dikatakan Wagub Lakotani. Wagub menegaskan data BPS menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia Papua Barat ada di urutan 33 dari 34 provinsi.

Ini PR besar kota bersama. Ada yang beranggapan itu gubernur dan wagubnya kerja apa. Padahal, itu adalah akumulasi dari 12 kabupaten dan 1 kota di Papua Barat,” jelasnya.

Baca Juga :
Rabu Ketemu Presiden, Gubernur Papua Barat Swab Test

Untuk itu, Wagub mengatakan sangat mendukung langkah Gubernur yang akan mengajak bupati dan walikota untuk mengatasi hal tersebut.

“Ke depan banyak pekerjaan kita yang harus dituntaskan. Semua kita lakukan tanpa lagi ada wara warni tapi persatuan erat,” tandas Wagub.(dixie)