23 Mahasiswa UGM Diharapkan Bawa Perubahan

Bupati Sorsel, Samsudin Anggiluli, SE, saat menerima 23 mahasiswa KKN-PPM dari UGM Jogjakarta, Senin (12/6).

KKN-PPM Tematik di Distrik Kais, Sorsel

23 mahasiswa Universtas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta, dari berbagai fakultas dan jurusan menjalani Kuliah Kerja Nyata – Pengabdian Pada Masyarakat (KKN-PPM) selama dua bulan di Distrik Kais, Sorong Selatan, Papua Barat. Kehadiran merekan diharapkan bisa bawa perubahan.

“Ade-ade (adik-adik, red) mahasiswa jangan takut, kalau di Jawa sana orang bicara Papua identik dengan hal-hal yang negatif, saya mau katakan kalau itu tidak benar. Kami orang Papua sangat ramah dan baik hati, apalagi menerima orang-orang seperti adik-adik mahasiswa yang mau membantu kemajuan di Papua, termasuk di Sorong Selatan ini,” kata Bupati Sorong Selatan, Samsudin Anggiluli, SE, saat menerima mereka dihalaman kantor Bupati di Sesna, Teminabuan, Senin (12/6).

Para mahasiswa KKN-PPM UGM foto bareng dengan jajaran Pemkab Sorsel.

KKN UGM di Kabupaten Sorsel merupakan KKN PPM tematik. Distrik Kais jadi pilihan karena merupakan program antara UGM dengan Selandia Baru, berdasarkan hasil riset bahwa masyarakat Kais bergantung pada hasil sagu.

“Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa di Kais bisa memberikan motivasi bagi masyarakat di sana, khususnya dalam mengolah hasil sagu dengan baik, supaya dipasarkan dengan baik,” imbuh Bupati.(wil)

Baca Juga :
Marga Ani Tolak Tawaran Solusi dan Janji Bupati Sorsel, Palang Belum Dibuka