Mesjid di Abu Dhabi Ini Namanya Bunda Maria

Mesjid Bunda Maria di Abu Dhabi. Dulu namanya Mesjid Jami Sheikh Zayed.

Pemerintah Uni Emirat Arab memberi nama Bunda Maria pada sebuah mesjid. Awalnya, mesjid itu bernama Mesjid Jami Sheikh Zayed.

Perintah pergantian nama ini diberikan Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus wakil panglima tertinggi angkatan bersejata UEA, pertengahan pekan ini.

Menurutnya, seperti dilansir Newsweek, pergantian nama ini merupakan bentuk toleransi sekaligus membangun ‘jembatan’ dengan pemeluk agama-agama lain.

Pembangunan Mesjid ini, menurut Wikipedia, dilakukan di masa almarhum Presiden UAE Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. Makamnya, beliau meninggal pada 2 November 2004, ada di kawasan kompleks mesjid yang mulai dibangun pada 1996 dan rampung pada 2007 lalu.

Interior mesjid

Ini adalah masjid terbesar di UEA. Bangunannya berukuran sekira 290 m x 420 m, berdiri di atas lahan lebih dari 12 hektar, tidak termasuk lansekap dan kawasan parkir.

Sebagai mesjid jami (raya), mesjid ini merupakan salah satu tempat utama salat Jumat dan salat Ied dengan jemaah lebh dari 41 ribu orang.

Pergantian nama itu disambut baik Menteri Toleransi UEA, Sheikha Lubna As Qasimi.

Menurutnya, seperti dilansir khaleejtimes, pergantian nama itu menunjukkan kualitas toleransi dan koeksitensi di UEA.

UEA mendirikan Kementerian Toleransi dan Kementerian Kebahagiaan pada Februari 2016 lalu.

Bagian samping mesjid.

“Untuk meningkatkan toleransi sebagai nilai fundamental masyarakat UEA,” kata pemimpin UEA, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, kala itu.

Sambutan positif atas pergantian nama itu juga dikatakan Dr Mohammed Matar Al Kaabi, Ketua Otoritas Hal Islami UEA.

“Perjalanan ini dirampungkan Presiden Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, dan Sheikh Mohamed, karena UEA kini dihuni lebih dari 200 bangsa. Mereka menikmati keamanan, perdamaian, dan koeksistensi, karena agama suci kita mengatakan kita harus menegakkan keadilan, menghormati dan bekerjasama satu sama lain, serta menyantuni satu sama lain,” tegasnya.

UEA, menurut World Happiness Report, merupakan negara dengan indeks kebahagiaan paling tinggi di negara-negara Arab. Posisinya pun ada di atas Brazil, Prancis dan Spanyol dalam hal kebahagiaan itu.(dixie)