Markus Suwila Sah Calon Ketua IMI PB

Markus Suwila (kiri) berjabatan tangan dengan Ketua Panitia Pendaftaran Calon Ketua IMI Papua Barat, Benyamin M Sawor, disaksikan Sekretaris IMI PB sekaligus personil panitia pendaftaran, Robert Wambrauw, Selasa (27/6) malam.

Salah satu tokoh otomotif Papua Barat, Markus Suwila, resmi jadi calon Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua Barat 2016-2020.

Hal itu dinyatakan Sekretaris IMI PB, Robert Wambrauw, didampingi Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Ketua IMI PB 2016-2020, Benyamin M Sawor, setelah menerima dan memeriksa kelengkapan berkas Markus Suwila di Sekretaria Penerimaan Bakal Calon Ketua IMI PB di kawasan Lapangan Borarsi, Selasa (27/6) malam.

“Dengan demikian saudara Markus Suwila bukan lagi bakal calon, tapi sudah sah sebagai calon,” ujar Wambrauw, disambut applause meriah puluhan anggota beberapa klub motor di Papua Barat yang mendampingi pendaftarannya.

Nama Markus yang sudah beken di Papua Barat itu mencuat ke kancah nasional, saat tim balap motor Papua Barat meraih medali emas dalam PON XIX Jawa Barat 2016 lalu. Saat itu dia dipercaya sebagai manager tim balap motor Papua Barat ke PON XIX Jawa Barat.

Markus maju jadi calon ketua IMI PB dengan dukungan enam dari sekira tujuh klub otomotif di Papua Barat yang terdaftar di PP IMI. Markus juga dikenal sebagai ketua klub Krisna Motorsport Manokwari.

“Tekad saya adalah terus memajukan olahraga otomotif Papua Barat. Setidaknya kita bisa mengulang, bahkan meningkatkan prestasi kita di olahraga otomotif nasional, bahkan internasional, termasuk di POB XX Papua 2020 ini,” tutur Markus, menjawab papuakini.co

Sebelumnya, Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Ketua IMI PB 2016-2020, Benyamin M Sawor, mengatakan, hasil rapat panitia penerimaan dan seleksi akan dibawa dalam Musyawarah Provinsi IMI PB.

Musprov di Hotel Billy Jaya pada 14 Juli mendatang itu rencananya akan dihadiri perwakilan dari PP IMI.

Baca Juga :
Waktunya Bangkit, PELTI Prioritaskan SK Pengurus Dalam Waktu Dekat

Sementara itu, pendaftaran yang rencananya ditutup 27 Juni 2017 itu diperpanjang sampai 30 Juni mendatang. “Diperpanjang sampai 30 Juni karena libur Idul Fitri,” tegas Wambrauw.(dixie)