Seluruh jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua merayakan HUT ke-61 pada 26 Oktober 2017 secara sederhana dalam ibadah.

Di Manokwari, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau, Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan, menghadiri peringatan itu di Zending Arfai, Distrik Manokwari Selatan, Kamis (26/10).

Gubernur dalam ibadah itu mengajak seluruh warga untuk membangun Papua Barat, apalagi Manokwari merupakan Kota Injil.

Di Sorong, Peringatan HUT GKI ke-61 dirayakan Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) Jemaat Imanuel Boswezen Sorong (JIBS) melalui Panitia Hari Raya Gereja (PHRG JIBS), dimeriahkan Persekutuan Anak Remaja (PAR) dengan berbagai pujian dan penyembahan.

Pujian Persekutuan Anak dan Remaja dalam ibadah perayaan HUT ke-61 GKI di Tanah Papua Jemaat Imanuel Boswezen Sorong.

Ketua PHMJ JIBS, Pdt. Iriani Nussy-Aponno, M.Mis, dalam Khotbahnya menekankan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua adalah Rumah Besar jemaat GKI diseluruh pelosok tanah Papua.

“GKI adalah bagian dari hidup bergereja dan komunitas di dalam Tuhan. GKI harus tahu apa yang harus dikerjakan melalui wujud dan bentuk. GKI adalah persekutuan jemaat-jemaat dalam Kesatuan dan Persekutuan yang tampak dalam satu simbol, yaitu satu Sinode GKI di Tanah Papua,” ujarnya.

GKI di usia 61 tahun harus tetap melakukan evaluasi dan membangun gereja secara bersama-sama dalam kebersamaan yang kuat, dari aras Jemaat sampai aras Sinode sehingga tidak dapat dipisahkan dan terceraiberaikan.

Peringatan HUT GKI di Tanah Papua ke-61 tahun dirayakan secara sederhana di Jemaat Imanuel Boswezen Sorong, ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Ketua PHMJ JIBS, disaksikan Majelis Jemaat dan seluruh warga jemaat.(cpk1/wil)