Semalam Melaut, Tiflen Belum Ditemukan

Siti Nur Aisyah (kerudung coklat), istri Nafis Tiflen menanti suaminya di pesisir pantai Batemi, Kaimana, Papua Barat, Minggu (29/10).
Siti Nur Aisyah (kerudung coklat), istri Nafis Tiflen menanti suaminya di pesisir pantai Batemi, Kaimana, Papua Barat, Minggu (29/10).

Tim gabungan Polair Polres Kaimana, Basarnas, dan masyarakat masih mencari Nafis Tiflen sampai saat ini. Pensiunan Bhinmas Polres Kaimana itu belum ada kabar sejak melaut di antara perairan Pantai Simora dan Bantemi, Sabtu (28/10) sore.

Kapolres Kaimana AKBP, Adam Erwindi, SIK, melalui Wakapolres Kompo. Langgia, pada papuakini.co mengatakan, setelah menerima laporan pada pukul 07.33 WIT, Minggu (29/10) pagi tadi, kepolisian langsung melakukan pencarian. Namun, hingga siang ini yang bersangkutan belum juga ditemukan.

“Kami belum bisa memastikan apakah orang tersebut tenggelam atau tidak. Intinya yang kami temukan di laut adalah sebuah perahu dayung lengkap dengan peralatan pancing, tas dan papan duduk milik bersangkutan. Air di dalam perahu juga tidak banyak, dan perahu tidak dalam posisi terbalik,” terangnya.

Pihaknya bersama tim masih akan terus melakukan pencarian hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Di tempat terpisah, Siti Nur Aisyah, istri Nafis Tiflen yang dikonfirmasi papuakini.co di pinggiran pantai Bantemi mengatakan, suaminya pergi memancing sekitar pukul 16.00 WIT kemarin. Namun setelah pergi, suaminya itu belum kembali juga. Dia kemudian melaporkan ke Polisi Minggu pagi tadi.

“Tidak biasanya seperti ini. Walau suami saya orangnya hobi pancing, tetapi kalau sorenya melaut, pasti sekitar jam 22.00 malam sudah pulang. Hasil yang dibawa pulang kadang bervariasi yakni ikan dan cumin-cumi,” jelasnya dengan mata berlinang.

Menurut Siti, dia dan keluarga tahu suaminya hilang melalui anggota keluarga mereka.

“Pagi tadi ada yang datang ke rumah memmberi tahu bahwa bapa tidak terlihat, padahal motornya masih terparkir di wilayah Tanjung Simora. Dari informasi temannya yang lain, semalam memang mereka sama-sama melaut. Karena angin kencang, dia memilih pulang. Dia bilang ajak suami saya untuk ikut pulang, tapi suami saya bilang dia pulang saja lebih dulu,” tutur Siti.

Baca Juga :
Survei Litbang Kompas: Masyarakat Nilai Polda Papua Barat Baik Tapi Belum Sangat Baik

Siti dan keluarga masih menunggu dan berharap suaminya segera ditemukan dalam kondisi sehat.(cpk3)