Ditjen Otda Ingatkan Dana Otsus Berakhir 2021

Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemdagri mengingatkan alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua akan berakhir pada 2021 mendatang, sebagaimana dinyatakan dalam UU No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus untuk Provinsi Papua.

Hal ini diingatkan Budi Arwan, Kepala Seksi Papua Barat Direktorat Otsus Ditjen Otda Kemdagri, Budi Arwan, dalam Capacity Building Peningkatan Kapasitas MRPB di Hotel Mercure, Jakarta Kota, Selasa (28/11).

Budi menegaskan yang akan berakhir itu adalah dana Otsus yang jumlahnya 2% dari DAU nasional, yang ditujukan untuk pembiayaan pendidikan dan kesehatan, sedangkan status Otsus tetap berjalan.

“Karena itu, dalam berbagai kesempatan, pimpinan kami selalu mengingatkan pada masyarakat lewat pemerintah daerah, bahwa yang berakhir itu bukanlah Otsus tetapi dana Otsus 2 persen dari DAU Nasional,” tuturnya.

Dana lainnya, yaitu tambahan dana infrastruktur dimaksudkan agar sekurang-kurangnya dalam 25 tahun seluruh kota provinsi, kabupaten/kota, distrik atau pusat-pusat penduduk lainnya berhubungan dengan transportasi darat, laut dan udara yang berkualitas.

Sedangkan dana tambahan SDA migas, sekurang-kurangnya 30 persen untuk pembiayaan pendidikan dan sekurang-kurangnya 15 persen untuk kesehatan dan perbaikan gizi.

Budi menegaskan Otsus bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara tanah Papua dengan provinsi lain, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di tanah Papua, serta memberikan kesempatan kepada penduduk asli Papua untuk berperan dalam pembangunan di tanah Papua.

Budi juga menyatakan dalam kunjungan kerja pertama anggota MRPB periode 2017-2022 itu, kegiatan peningkatan kapasitas ini penting.

Anggota MRPB periode ini berasal dari berbagai bidang, dan itu merupakan kekuatan yang bisa disolidkan untuk potensi yang lebih baik.

“Jadi ibarat gelas kosong harus diisi dibekali dengan pengetahuan sehingga bekerja sesuai dengan tugas dan wewenang yang amanah oleh Undang-Undang. Diharapkan ke depan MRP bisa bekerja lebih baik,” tandasnya.(jjm)