Jaring ‘Asmara’, Tim Nawacita Presiden Blusukan ke Pedesaan Warpramasi

Anggota Tim Nawacita Presiden RI, Ruri Jumar Saef (kedua kanan depan), kongkow bersama masyarakat dalam blusukan ke dataran Warpramasi, Senin (11/12). (foto: hendrik)
Anggota Tim Nawacita Presiden RI, Ruri Jumar Saef (kedua kanan depan), kongkow bersama masyarakat dalam blusukan ke dataran Warpramasi, Senin (11/12). (foto: hendrik)

Ruri Jumar Saef, personil tim Nawacita Presiden RI Joko Widodo, blusukan ke beberapa desa di dataran Warmare, Prafi dan Masni (Warpramasi), Senin (11/12) siang hingga malam.

Didampingi anggota DPR Papua Barat, Xaverius Kameubun, Saef menampung aspirasi masyarakat (Asmara) atau keluhan petani yang ada di beberapa kampung tersebut.

“Aspirasi masyarakat ini akan kami sampaikan langsung ke Presiden,” ujar Saef.

Hasil blusukan menunjukkan sejumlah keluhan masyarakat petani, yakni rehabilitasi jaringan irigasi yang belum optimal, lahan sawah yang masih terkena dampak banjir akibat pendangkalan sungai Wariori, rehabilitasi dan pemetaan RTRW perubahan status kawasan untuk menjadi sertifikat atau dialihfungsikan menjadi Areal Penggunaan Lain (APL).

Program Nawacita Presiden, kata Saef, menyiapkam program lahan pertanian, berupa program 1 juta hektar cetak sawah baru di luar Pulau jawa, rehabilitasi jaringan irigasi 3 juta hektar, land reform 9 juta hektar pada masyarakat untuk mendapatkan sertifikat lahan.

Untuk itu, kata Saef, perlu penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) atau koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat desa.

Anggota tim Nawacita Presiden RI, Ruri Jumar Saef )kemeja putih) bersama Xaverius Kameubun (ke empat kanan) bersama warga Warpramasi. (foto: hendrik)
Anggota tim Nawacita Presiden RI, Ruri Jumar Saef )kemeja putih) bersama Xaverius Kameubun (ke empat kanan) bersama warga Warpramasi. (foto: hendrik)

Untuk pembangunan infrastruktur, kata Saef,  dengan program Nawacita, Presiden telah berhasil melakukan pembangunan dari Sabang sampai Merauke dan Morotai sampai Miangas, di mana ada pembangunan jalan trans Kalimantan, trans Sumatewa, Jawa, Sulawesi dan Trans Papua.

Juga ada pembangunan pelabuhan laut yang mengintegrasikan laut seluruh Indonesia, rehabilitasi seluruh bandara Indonesia, dan pembangunan bendungan seluruh Indonesia.

“Perintah Presiden, jadikan masyarakat mandiri di tanah sendiri dengan mengoptimalkan potensi yang ada pada mereka, SDA yang ada di wilayah mereka, untuk menjadikan mereka sejahtera,” bebernya.

Sementara itu, Xaverius Kameubun mengapresiasi yang dilakukan tim Nawacita Presiden. Dia berharap keluhan dan temuan di lapangan itu bisa secepatnya dituntaskan.

Baca Juga :
ULP-OPD PB Belum Siap, Anggaran Nawacita 2017 Kembali ke Kas Negara

Dia juga meminta masyarakat membantu pemerintah mensukseskan program pembangunan demi pemerataan dan kesejahteraan masyarakat.(njo)