Ketua DAK Minta Parpol Libatkan OAP, Demokrat Balik ‘Menantang’

Yohan Werfete Ketua Dewan Adat Kaimana.
Yohan Werfete Ketua Dewan Adat Kaimana.

Partai politik diharapkan dapat membuka ruang untuk mengakomodir orang Papua khususnya dari 8 suku asli yang mendiami Kabupaten Kaimana.

Hal itu dikemukakan Yohan Werfete Ketua Dewan Adat Kaimana kepada papuakini.co disela-sela mengikuti Rapat Koordinasi yang digelar Panwaslu Kaimana, Rabu (13/12) siang tadi di Hotel Grand Papua Kaimana.

“Sebagai Ketua Dewan Adat, kami tentunya berharap agar anak asli dari delapan suku di Kaimana ini dapat dilibatkan baik sebagai anggota maupun pengurus dalam semua parpol. Bahkan kalau bisa diorbitkan sebagai calon dalam pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang,” tegasnya.

Pria asli Kaimana ini juga mengatakan, saat ini memang ada beberapa parpol baru yang ketua partainya adalah anak asli Kaimana. Mereka sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk memenuhi tahapan verifikasi parpol.

Dia berharap KPUD Kaimana sebagai pihak penyelenggara dapat membantu dari segi bagaimana melengkapi kekurangan yang ada di parpol bersangkutan sebelum batas akhir verifikasi.

Terkait ini, Fredy Thie Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kaimana ketika dimintai tanggapannya via WhatsApp mengatakan, partainya selama ini telah mengakomodir orang asli Kaimana. Bukan hanya sebagai anggota dan pengurus partai tetapi juga diusung menjadi anggota Legislatif.

“Kami selama ini sudah jalan seperti itu. Bahkan di Demokrat siapa yang memperoleh suara terbanyak otomatis diberikan mandat untuk menjadi Ketua DPRD, walaupun dia orang asli Kaimana. Intinya, yang penting dia mau bekerja untuk kepentingan rakyat di atas segala-galanya,” tutur Fredy yang sedang di Jakarta itu.

Buktinya, tuturnya, Demokrat telah mengusulkan Dominggus Ruwe, yang adalah putra asli Kaimana untuk menduduki jabatan Wakil Ketua I DPRD Kaimana menggantikan posisi Drs. Ajid Hi Kadir.

Dia kemudian ‘menantang’ Ketua Dewan Adat Kaimana untuk mencarikan figur yang benar-benar punya rasa tanggungjawab pada basudara yang lain, serta punya rasa peduli dan memiliki untuk membangun negeri ini di atas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan.

Baca Juga :
Ada Caleg Lolos Seleksi Administrasi CPNS Kaimana

“Kalau mau jujur, Anggota DPRD hari ini banyak yang justru memikirkan kepentingan pribadi dari pada kepentingan masyarakat umum. Ibarat kapal yang sudah mulai karam, tetapi mereka masih diam-diam saja. Hal-hal seperti inilah yang menurut saya tidak boleh terjadi, karena kita harus berbicara untuk rakyat yang telah memberikan kepercayaan kepada kita. Intinya siapapun orang asli Kaimana yang ingin bekerja untuk rakyat silahkan bergabung ke Demokrat,” ungkap pria yang telah diakui secara adat sebagai putra asli Kaimana itu.(cpk3)