Foto bersama anggota MPRP usai pertemuan di Gedung Dirjen OTDA, Kamis (14/12).

Anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) yang terdiri dari 3 unsur pimpinan sementara, 15 anggota dan satu staff ahli, berkonsultasi rancangan tata tertib (tatib) MRPB periode 2017-2022, Kamis (14/12).

Setibanya di Kemendagri, tim MRPB melakukan pertemuan tertutup dengan staff khusus Dirjen Otda yang membidangi daerah khusus. Pertemuan di ruang rapat Dirjen Otda V tersebut berlangsung sekitar 3 jam.

Usai pertemuan, Ketua tim, Semual Kambuaya S. Sos kepada papuakini.co mengungkapkan, konsultasi dilakukan untuk memberikan pembobotan rancangan materi Tatib MRPB tahun 2017- 2022.

“Dalam rancangan tersebut ada beberapa point yang sudah dibahas secara bertingkat di Manokwari. Kami bawa ke sini untuk dilakukan pembobotan,” ungkapnya.

Pembobotan terutama menyangkut hak keuangan pimpinan dan anggota MRPB periode saat ini.

“Pembobotan dilakukan di pasal tertentu. Salah satunya masalah hak pimpinan dan anggota MRPB, seperti tunjangan beras, keluarga, asuransi kesehatan yang belum diakomodir dalam Tatib MRPB periode sebelumnya,” kata Kambuaya.(wawi)

Click here to preview your posts with PRO themes ››