Serbu Pasar Murah, Warga Cuek Teriknya Matahari

Ratusan warga Kaimana memadati halaman samping gedung serbaguna Krooy untuk membeli kupon mendapatkan jatah sembako murah, walau terik matahari menyengat, Sabtu (16/12).

Teriknya matahari tak mengurungkan niat mereka untuk mendapatkan 10 kilo beras, 5 liter minyak goreng, 3 kg gula, 3 kg tepung terigu, 4 sachet mentega 250 gram dan 1 botol sirup dengan harga Rp.180.000.

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Martinus Furima, SE, mengatakan, pasar murah ini digelar atas kerjasama Dinas Perindagkop Provinsi Papua Barat dan Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana.

“Untuk membantu masyarakat lapisan bawah memasuki hari Natal dan Tahun Baru. Ada 1000 paket sembako yang dijual dalam pasar murah ini,” ungkapnya.

Dia berharap ke depan nanti pasar murh seperti itu bisa dilaksanakan sampai ke tingkat distrik jelang Lebaran dan Natal.

STOK SEMBAKO

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Martinus Furima, SE.
Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Martinus Furima, SE.

Sementara itu, terkait stok sembako, Furima menyatakan cukup sampai tiga bulan mendatang. Ini terjadi seiring banyaknya kapal barang yang masuk Kaimana belakangan ini.

“Kapal-kapal barang masih akan masuk sampai beberapa hari ke depan, Saya jamin stok sembako jelang Natal dan tahun Baru aman,” tuturnya.

Instansinya juga sudah melakukan inspeksi mendadak di semua toko dan kios untuk memeriksa barang kedaluwarsa.

Hasilnya menunjukkan trend menggembirakan karena hanya beberapa karton barang kedaluwarsa yang ditemukan lalu disita.

“Beberap atahun lalu temuan barang kedaluwarsa bisa 2 sampai 3 truk. Ini menunjukkan kesadaran distributor sudah jauh lebih baik.(cpk3)

Baca Juga :
Natal Keluarga Besar Kiriwenno-Wopari, Gubernur Papua Barat Ingatkan Damai Dengan Semua