Eksibisi Sepakbola Pemprov Titik Awal Kebangkitan Olahraga Papua Barat

Wakil Bupati Manokwari Selatan, Wempie Rengkung, dalam laga eksibisi Pemprov Papua Barat kontra Pemkab Mansel di Lapangan Borarsi, Manokwari, Jumat (1/3). (foto: dixietasiam)
Wakil Bupati Manokwari Selatan, Wempie Rengkung, dalam laga eksibisi Pemprov Papua Barat kontra Pemkab Mansel di Lapangan Borarsi, Manokwari, Jumat (1/3). (foto: dixietasiam)

Eksibisi sepakbola antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel) merupakan titik awal kebangkitan olahraga Papua Barat.

Ini dikatakan Wakil Bupati Manokwari, Wempie Rengkung, usai laga persahabatan tim sepakbola Pemrov kontra Pemkab Mansel di lapangan Borarsi, Manokwari, Jumat (16/3).

“Apa yang dikatakan Pak Gubernur (Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, red) yang juga Ketua Umum Koni Papua Barat, sangat tepat. Eksibisi ini merupakan motivasi bagi seluruh warga Papua Barat, khususnya pemuda dan para atlet cabang olahraga apapun, untuk giat berolahraga untuk meraih prestasi,” ujar Wempie.

Gubernur Mandacan dan Wabup Rengkung dikenal membuat Papua Barat, khususnya Manokwari, dikenal dalam kancah olahraga nasional dengan berhasil membawa Persatuan Sepakbola Manokwari (Perseman) ke Divisi I. Saat itu Gubernur yang merupakan Walikota Manokwari merupakan Ketua Perseman sedangkan Rengkung adalah Manager Perseman.

Rengkung menekankan eksibisi itu jangan dianggap sebagai pejabat yang sekadar main bola, tapi sebagai motivasi agar kalangan muda bisa terpacu. Eksibisi ini juga akan digelar dengan pemerintah kabupaten/kota lain di Papua Barat, agar motivasi itu menyebar merata di seluruh Papua Barat.

“KONI Papua Barat sudah menunjukkan komitmen untuk membangkitkan olahraga di Papua Barat. KONI kabupaten/kota harus menindaklajutinya dengan melakukan pembinaan setiap cabang olahraga di daerah masing-masing,” tuturnya lalu menyebutkan dulu ada Persiram (Raja Ampat, red) dan Perseman.

Titik awal yang dimulai KONI Papua Barat itu mesti bergulir terus, agar Papua Barat tidak tertidur panjang lagi dalam pembangunan sumberdaya manusia di bidang olahraga.

“Semua cabang kita kembangkan, khususnya yang punya potensi menonjol, antara lain, volley ball, pencak silat, taekwondo dan tinju serta sepakbola. Ini tugas kita bersama,” ungkapnya.(dixie)