Pria Timor Timur Ini Makan Cabai Seperti Kacang Goreng

Makanan pedas memang punya sensasi tersendiri. Selain bikin lebih sedap, tambahan cabai memberikan hal yang unik ketika menikmati makan tersebut.

Kebanyakan orang bahkan ketagihan dengan makanan pedas dan mengkonsuminya setiap hari. Namun hati-hati, karena pedas berlebihan justru bisa membawa petaka.

Tidak untuk Lucky Suarez. Laki-laki usia 42 tahun asal Timor Timur (Timor Leste) yang kini berdomisili di Kota Sorong, Papua Barat ini melakukan hal ekstrim dengan memakan 500 gram atau setengah kilo gram cabai.

Melihat dirinya makan cabai dengan lahap, orang-orang yang menyaksikannya pun merasa gerah, meskipun tidak makan bersama pelaut ini.

“Saya makan rica (cabai) ini murni karena kebiasaan, bukan pakai pakatang atau apalah yang berbau mistik,” ujar Lucky Suarez usai menyantap cabai 500 gram di Restauran Kitong Papua, Senin (30/4) malam.

Dia mengaku sejak kecil sudah terbiasa makan cabai jika dia merasa capek. Dengan makan cabai dia merasa kuat kembali.

“Saya ini dari kecil sudah terbiasa makan rica. Apalagi kalau saya dihukum sama orang tua dan tinggalnya di kebun rica. Kalau sudah lapar, saya sudah tidak bisa panjat kelapa, sedangkan orang tua saya tidak kasih saya makan. Kebetulan waktu itu orang tua saya punya kebun rica, mau tidak mau saya harus makan rica yang ada di kebun itu. Sejak itu saya jadi terbiasa makan rica tanpa rasa pedas sedikit pun,” tuturnya.

Aksi ekstrim yang dilakukan Lucky Suarez ini bukan sebuah perlombaan, melainkan challenge alias tantangan pada siapa saja yang bisa melampauinya makan cabai sebanyak 500 gram itu.

“Kalau ada yang mampu makan 500 gram sama dengan saya, maka saya akan menantangnya untuk makan cabai sebanyak 1 kilo gram,” tandasnya.(wil)