Abramovich Tolak Tawaran Orang Terkaya Inggris Beli Chelsea

Abramovich Tolak Tawaran Orang Terkaya Inggris Beli Chelsea

Roman Abramovich dikabarkan menolak tawaran orang terkaya Inggris, Jim Ratcliffe, yang ingin membelia Chelsea.

Manajemen Chelsea menolak berkomentar soal itu dengan menyatakan Abramovich tetap komit dengan klub yang jadi miliknya sejak 15 tahun lalu itu.

Menurut Daily Mail, Ratcliffe bukan satu-satunya pihak yang disebut-sebut berminat membeli Chelsea. Banyak pihak yang mau, termasuk dari China. Semuanya ditolak Abramovich.

Ratcliffe yang baru saja diberi gelar kehormatan dalam ulang tahun Ratu Inggris itu sudah memiliki satu klub sepakbola Swiss, Lausanne. Dia membeli klub itu sekira 7 bulan lalu dengan nilai yang tak diumumkan ke publik.

Ratcliffe yang fans Manchester United tapi puny atiket musiman Chelsea itu ditaksir memiliki kekayaan 21,05 M Poundsterling, sekira Rp393,06 trilun, sedangkan Abramovich ditaksir ‘cuma’ 9,3 M Poundsterling, sekira Rp173,65 triliun.

Ratcliffe adalah bos Ineos, perusahaan petrokimia multinasional Ineos yang beroperasi di 22 negara, termasuk Indonesia, dengan pekerja lebih dari 18500 orang.

Abramovich yang dikenal dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membeli Chelsea pada 2003 lalu dengan harga 140 juta Poundsterling, sekira Rp2,6 triliun, plus membayar utang Chelsea 80 juta Poundsterling, sekira Rp1,49 triliun.

Sejak itu Abramovich mengucurkan ratusan juta Poundsterling ke Chelsea, yang membantu Chelsea lima kali jadi jawara Premier League dan Champions League.

Harga Chelsea saat ini ditaksir sekira 1 miliar Poundsterling, sekira Rp18,672 triliun.

Seperti diberitakan papuakini.co sebelumnya, hubungan Abramovich dengan Inggris sedang tak baik, menyusul diracunnya Sergei Viktorovich Skripal, mata-mata ganda Rusia dan Inggris, dan putrinya Yulia Skripal, pada 4 Maret 2018 lalu.

Dia ditangkap Rusia Desember 2004 lalu. Di pengadilan dia dinyatakan terbukti bersalah dan dihukum 13 tahun penjara. Medio 2010 dia menetap di Inggris melalui program pertukaran mata-mata.

Abramovich yang keturunan Yahudi lalu mengajukan permohonan kewarganegaraan ke Israel dan diterima. Dengan status sebagai warga negara Israel, Abramovich tidak bisa bekerja di Inggris, tap dia boleh berkunjung selama enam bulan. Abramovich pun membatalkan rencana memugar kandang Chelsea, stadion Stamford Bridge.(dixie)