Wisuda 57 S1 STIH Bintuni di Manokwari, Hammar Minta Taklukkan Perkembangan Teknologi

Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Bintuni di Manokwari, mewisuda 57 mahasiswanya sebagai lulusan program studi Ilmu Hukum strata satu (SI) Angakatan IV Tahun Akademik 2017-2018, Sabtu (9/6).

Ketua STIH Bintuni di Manokwari Robert KR Hammar meminta agar para lulusan mampu menaklukkan perkembangan teknologi kekinian di era kemajuan tehnologi saat ini.

“Persiapkan diri sebaik mungkin. Kita terakreditasi B. Kalian harus sadar dan memberikan kontribusi bagi kemalashatan orang banyak di tengah kecanggihan teknologi saat ini,” pesannya.

Hammar juga mengingatkan para lulusan dapat menjadi sarjana yang sadar bahwa setiap keberhasilan pribadi ada bantuan orang lain.

“Kampus dituntut memiliki kapasitas sarjana dan kecerdasan yang mampu menjawab tantangan zaman, serta cerdik pandai dan memiliki kebijakan yang cinta akan kebenaran dan cinta akan ilmu pengetahuan,” tegasnya.

52 wisudawan lulus dengan predikat kelulusan sangat memuaskan dan 5 orang memuaskan 5.

Wisuda 57 S1 STIH Bintuni di Manokwari, Hammar Minta Taklukkan Perkembangan Teknologi

“Persaingan ke depan akan semakin tajam. Oleh karena itu, alumni harus tahu dan memahami hukum-hukum normatif di Indonesia, maupun yang berlaku di negara lain. Untuk mengimplementasikan hal tersebut tentu harus didukung oleh SDM yang berkualitas,” ingatnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan diwikili Sekprov Papua Barat, Nathaniel D Mandacan, mengatakan, tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yang beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa.

“Tujuan ini tentu telah terproses melalui pendidikan yang di tempuh Di STIH Bintuni di Manokwari,” tutur Sekprov.

Sekprov juga mengatakan Pemprov Papua Barat secara konsisten memberikan perhatian pada pengembangan sumberdaya manusia.
“Setiap tahun dialokasikan dana sesuai kemampuan keuangan daerah untuk dunia pendidikan tinggi, termasuk perguruan tinggi swasta di Papua Barat,” tandas Sekprov.(cpk1/njo)