Kawal Ingatkan Warga Jangan Pakai Dopis Cari Ikan

Kawal Ingatkan Warga Jangan Pakai Dopis Cari Ikan

Warga diingatkan untuk tidak menggunakan dopis (bom) saat mencari ikan, karena hal itu akan merusak lingkungan laut, yang pada akhirnya merugikan diri sendiri dan seluruh masyarakat.

“Selain merusak lingkungan penggunaan dopis juga merupakan kejahatan lingkungan yang berkonsekuensi pidana,” ujar Ketua Komunitas Anak Wondama Abdi Lingkungan (Kawal) Papua Barat, Yan Anton Yoteni, Selasa (12/6).

Selain itu, dia juga mengingatkan warga jangan membuang sampah sembarangan, karena sampah tersebut pada akhirnya kebanyakan akan bermuara di laut.

“Rusaklah laut. Rusak pula terumbu karang. Ikan bisa punah. Kita sendiri yang rugi,” tuturnya usai melakukan pemantauan di Teluk Doreri.

Yan Anton Yoteni Ketua Kawal Papua Barat

Untuk itu, dia melakukan penanaman kembali terumbu karang untuk mengembalikan rumah ikan. “Jika terumbu karang kembali, akan salah satu investasi bagi generasi masa depan, anak cucu di masa akan datang,” ungkapnya.

Dia menggunakan hibah kapal tahun 2017 dari Pemprov Papua Barat untuk penyelaman dan penanaman terumbu karang.

“Kita akan cek Kabupaten Tambrauw, Pengunungan Arfak, Teluk Wondama, baik laut dan darat untuk lihat upaya konservasi apa yang sudah dilaksanakan oleh masyarakat setempat,” tandasnya.(cpk1/dixie)