Toyota Tanam Modal 14 Triliun di Grab

Toyota Tanam Modal 14 Triliun di Grab

Raksasa mobil dunia Toyota mengumumkan menanamkan modal USD 1 M, sekira Rp14 T, untuk industri motor/mobil tumpangan online Grab.

Grab, pesaing Go Jek di Indonesia, disebut Toyota sebagai “mitra pilihan industri tumpangan online di kawasan (Asia)”.

Toyota, seperti dilansir AFP Rabu (13/6) mengatakan investasi itu merupakan langkah eksansi perusahaan Jepang itu dari bisnis intinya ke sektor ‘mobilitas.’

Toyota akan menempatkan salah satu petingginya di dewan komisaris Grab, dan satu lagi tim Toyota akan jadi executive officer di perusahaan itu.

Investasi ini terjadi setelah Totota berupaya beradaptasi dengan apa yang disebut bos Akio Toyoda sebagai “perubahan dahsyat” dalam industri otomotif.

“Saya memutuskan mengubah Toyota dari produsen mobil jadi perusahaan mobilitas,” kata Akio Toyoda, tanpa merinci.

Grab yang berkantor pusat di Singapura merupakan pemain utama dalam industri itu di Asia. Grab awal tahun ini mengakuisisi operasi raksasa industri serupa di AS, Uber, untuk wilayah Asia Tenggara.

Akusisi itu menemui masalah karena Singapura menyatakan akan memberi batasan pada akusisi tersebut sampai negeri itu tuntasnya penyelidikan kemungkinan terjadinya pelanggaran aturan persaingan usaha dalam akuisisi itu.

Berdasarkan perjanjian akuisisi, Uber akan menerima 27,5% saham Grab.(dixie)