Kejar Peninjauan Kembali RTRW, WWF-Pemprov Latih Pokja KLHS

Kejar Peninjauan Kembali RTRW, WWF Latih Pokja KLHS
Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Pembangunan, Niko Untung Tike, membuka pelatihan Pokja KLHS Papua Barat, 28 Juni 2018.

WWF Indonesia bersama Badan Lingkungan Hidup dan Pertanahan Pemprov Papua Barat melatih Kelompok Kerja (Pokja) Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Papua Barat, agar dapat diaplikasikan langsung dalam peninjauan kembali (PK) RTRW.

Menurut Regional Spatial Planner Koordinator WWF Indonesia-Papua Program, Wika Avelina Rumbiak, PK RTRW dapat dilakukan sekali dalam lima tahun.

“Tahun ini kita masuk dalam tahap PK RTRW. Dalam evaluasi RTRW menurut PermenLHK 69/2017 KLHS wajib dilaksanakan,”ujarnya, Kamis (28/6).

Dia berharap, tiga hari pelatihan itu dapat menghasilkan tiga tahapan KLHS yaitu pengkajian, perumusan alternatif dan rekomendasi dapat berjalan optimal.

Selain itu, pemantapan isu strategis juga dilakukan oleh pokja KLHS, terutama yang berkaitan dengan isu ruang kelola masyarakat adat yang perlu diakomodir dalam RTRW di Papua Barat.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Niko Untung Tike meminta peningkatan kapasitas pokja KLHS.

“Rekomendasi revisi RTRW menjadi bagian rangkaian penyusunan dokumen KLHS Papua Barat. Untuk itu, pematangan kapasitas pokja sangat diperlukan,” ungkapnya.(njo)