Plt Sekkab Manokwari Aljabar Makatita: Saya Orang Papua, Stok Lama

Plt Sekkab Manokwari: Saya Orang Papua, Stok Lama

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Manokwari Drs Aljabar Makatita MSi menyatakan dirinya adalah orang Papua dan stok lama.

“Saya lahir di Sorong. Saya orang Papua,” ujarnya dalam sambutan sertijab Sekkab Manokwari dari Drs Frederik Musa Lalenoh ke dirinya, di halaman parkir belakang kantor Bupati Manokwari, Senin (2/7).

Dia kemudian menyatakan mungkin banyak ASN di Pemkab Manokwari yang mengira dia orang baru. “Saya stok lama.” tuturnya.

Selulus SD Padma di Sorong yang dijalainya selama lima tahun, dia meneruskan SMP dan SMA di Manokwari, lalu melanjutkan ikatan dinas di Jayapura. “(Karena sekolah di SD Padma) Saya dulu hapal doa Bapa Kami,” ungkapnya.

Saat menjalani ikatan dinas di Jayapura gajinya Rp30 ribu. Kemudian dia ditugaskan di Pulau Himan di Merauke.

Dia lalu dapat panggilan untuk studi di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta. Setelah lulus, dia lalu memutuskan kembali ke Manokwari karena Merauke terlalu jauh.

“Saya sempat tugas di Arandai alias air kabur. Lalu ke Amberbaken ketemu ombak,” jelasnya.

Belakangan, saat Dominggus Mandacan jadi Bupati Manokwari (kini Gubernur Papua Barat), dia meminta izin agar diperbolehkan studi S2 di Universitas Gadjah Mada.

“Saya janji ke Pak Dominggus jika lulus saya tak akan ke mana-mana. Waktu itu beliau baru 3 bulan (jadi bupati). Saya bilang beliau akan 2 periode,” ungkapnya.

Saat study, dia dihubungi Bupati Merauke (waktu itu) TM Gebze. Beliau gurau menanyakan padanya apakah dia mau ikut ke Merauke. “Saya jawab saya tak bisa karena saya sudah janji Pak Dominggus,” tegasnya, lalu memperkenalkan ‘mantan pacar’ alias istrinya Sri Mulyami pada para undangan karena, tambahnya, “di belakang pria sukses ada wanita hebat.”

Dia lalu menegaskan agar sebagai manusia kita harus komit dan loyal. “Manusia yang dipegang omongan, bukan tangan,” ingatnya.

Dia lalu meminta seluruh OPD untuk wujudkan motivasi baik dan kinerja cemerlang. “Kita kerja dengan hati dan mata hati kita, bukan karena ada orang di depan. Jangan saat orang itu tak ada, kita balik kanan. Saya juga minta doa untuk kesehatan, serta satukan tangan dan langkah dukung Pemkab Manokwari,” tandasnya.(dixie)