Pesparamanas XV Mendekat, Tiket Jakarta-Manokwari Rasa ke Frankfurt

Pesparamanas XV Mendekat, Tiket Jakarta-Manokwari Rasa ke Frankfurt

Wah ada kegiatan nasional di Manokwari. Pasti harga tiket pesawat melambung nih.

Itu pikiran yang terbersit di benak saya saat menyadari Pesparawi Mahasiswa Nasional (Pesparamanas) XV akan digelar 15-19 Juli 2018 mendatang.

Saya pun langsung membuka salah satu situs online yang biasa saya gunakan untuk membanding-bandingkan harga tiket pesawat dan opsi penerbangan last minute untuk Rabu 11 Juli 2018 pagi.

Benar. Harganya melambung gila-gilaan. Penerbangan dari Jakarta ke Manokwari pada 11 Juli 2018 hari ini sudah di atas Rp5 juta.

Harga itu nyaris sama dengan penerbangan Jakarta-Frankfurt, via Bangkok, untuk pembelia last minute sekia pukul 07.00 WIT pagi ini.

Harga untuk hari-hari selanjutnya sampai Hari H Pesparamanas XV pun sudah melambung. Posisi pagi ini semua sudah di atas Rp3 juta one way.

(Sesuai Permenhub 14 Tahun 2016, batas atas tiket pesawat rute Jakarta ke Manokwari adalah Rp4.893.400 untuk kategori pesawat full service, Rp4.405.000 medium service dan Rp4.159.700 no frills.

Apa harga tiket itu melanggar aturan? Belum pasti karena aturannya ‘longgar’ lantaran batas atas diembel-embeli dengan “exclude PSC + opt(ional) add cost”.

PSC atau Passenger Service Charge, dulu kita kenal dengan sebutan Airport Tax, di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten berbeda tergantung terminal.

Jika dari terminal 1 maka PSC Rp65 ribu, terminal 2 domestik Rp 85.000, terminal 2 internasional Rp 150.000, terminal 3 internasional Rp 230.000, dan terminal 3 domestik Rp130.000.

Persoalan di sini adalah ‘opt(ional) add cost’ yang tentunya besaran bisa ditentukan masing-masing maskapai.)

Bagaimana dengan harga rute sebaliknya, Manokwari-Jakarta pasca berakhirnya kegiatan? Relatif masih normal jika dibeli pagi ini.

Mungkin sudah saatnya maskapai bersikap seperti ‘manusia’ bukan sekadar korporasi yang selalu profit making alias cari untung.

Maskapai bisa mengambil kebijakan khusus untuk kegiatan-kegiatan sosial dan keagaamaan dengan menerapkan tarif khusus bagi peserta kegiatan-kegiatan itu, seperti Pesparamanas XV 2018 di Manokwari ini.

Anggaplah tarif khusus itu sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility masing-masing maskapai.

Boleh toh? Sebab, jika tidak, kira-kira orang Jakarta dan sekitarnya pilih ke mana, ke Manokwari atau Frankfurt?(dixie)