DPRD Kabupaten Manokwari Serahkan Jazad Semuel Mandacan

DPRD Kabupaten Manokwari Serahkan Jazad Semuel Mandacan

DPRD Kabupaten Manokwari menyerahkan jenazah almarhum Semuel Mandacan (bukan Samuel seperti diberitakan sebelumnya), Minggu (29/7). Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Manokwari itu menghembuskan nafas terakhir di RSUD Manokwari karena sakit Jumat (27/7) lalu.

Keturunan Barent Mandacan itu meninggalkan seorang istri, Monika Mandacan, dan lima anak.

Nathaniel Mandacan yang mewakili keluarga almarhum menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidup almarhum melakukan kesalahan di tempat kerjanya, terutama di DPRD Manokwari.

Ini dikatakan Nathaniel, yang juga Sekprov Papua Barat, dalam upacara penyerahan jenazah dari DPRD Manokwari ke keluarga, Minggu (29/7) siang.

Dikatakan Nathaniel, almarhum mulai sakit medio 2017 lalu. Pada Januari 2018 almarhum dirujuk dari RSUD Manokwari ke RS Siloam Makassar. Selama kurang lebih seminggu di sana almarhum kembali ke Manokwari.

Pada Februari 2018, almarhum kembali dirujuk ke RS Siloam Makasar kurang lebih sebulan. Awal Maret kembali ke Manokwari dan menjalani perawatan di rumah.
April 2018 kondisi kesehatan almarhum semakin menurun hingga akhirnya pada hari Jumat 21 Juli 2018 almarhum kembali menjalani perawatan intensif di RSUD Manokwari selama 1 minggu.

Pada 27 Juli 2018 jam 06.00 WIT almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Manokwari dalam usia 55 tahun 10 bulan.

Almarhum akan dimakamkan di pekamaman keluarga di belakang kantor lurah Amban.

Ketua DPRD Kabupaten Manokwari Dedi S May yang menyerahkan jenazah, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya baik atas nama lembaga maupun keluarga.

“Selama kurang lebih 9 tahun almarhum telah mengabdikan diri sebagai anggota dan pimpinan DPRD. Tentunya tidak sedikit perjuangan serta pengabdian yang telah diukir.Perjuanganya sebagai anggota DPRD tidak terlepas menyampaikan aspirasi masyarakat dalam kemajuan pembangunan di Manokwari,” ujarnya.

Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari juga turut menyampaikan belasungkawa.

“Pemerintah dan pribadi, kami merasa sangat kehilangan sosok tokoh masyarakat suku besar Arfak yang berjasa dalam membangun tanah Arfak tercinta. Kita yakini bersama selama hidupnya almarhum telah berbuat yang terbaik bagi pemerintah,” ungkapnya.(cpk2/njo)