Fix, Mendagri Harus Hadir di Penandatanganan Akta Perdamaian Kumurkek-Ayamaru

Tim Rekonsiliasi Maybrat tengah menyiapkan tahapan musyawarah adat yang akan diakhiri dengan akta perdamaian.

“Besok saya dan tim rekonsiliasi berangkat ke Sorong untuk rapat. Kami akan masuk tahap terakhir yakni musyawarah adat, yang tertuang dalam berita acara kemudian dibuatkan akta perdamaian untuk ditandatangani dan Menteri (Dalam Negeri) harus datang,” ujar ketua tim Rekonsiliasi Maybrat, Otto Ihalauw, saat dikonfirmasi di salah satu hotel di Manokwari, Kamis (6/9).

Kata dia, pendekatan adat merupakan langkah utama tim rekonsialisasi. “Itu harus kita selesaikan. Karena ada persoalan-persoalan adat yang harus diselesaikan di sana,” katanya.

Dia juga menginformasikan bahwa Gubernur Papua Barat dan Bupati Maybrat dalam waktu dekat akan bertemu dengan Mendagri.

“Saya sudah ketemu dengan seluruh masyarakat berbagai suku di sana. Keinginan masyarakat cuman tigal hal, yakni ibu kota Maybat yang sudah tahap terakhir, keseimbangan dalam pembangunan, dan terakhir DOB,” tandasnya.(njo)

Baca juga :  Tak Diundang Rakor Kunjungan Mendagri, Ketua DPRD Maybrat Berang