Bupati Manokwari Dukung Wacana Ojol

Bupati Manokwari Dukung Wacana Ojol

Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan mendukung wacana beroperasinya ojol, alias ojek online.

Alasannya, ojol memakai sistem terdata yang valid, seperti data pengemudi, jenis kendaraan yang digunakan, dan rute perjalanan.

“Dan ada kontribusi buat pemerintah,” ujar Bupati, Jumat (9/11/2018).

Lengkapnya data itu membuat keselamatan berkendara selama perjalanan lebih terjamin, sehingga langkah-langkah pengamanan lebih gampang dilakukan bila ada masalah.

Di Indonesia saat ini ada dua pemain besar ojol, yaitu Go-Jek dan Grab.

Lebih lanjut, terkait keamanan konsumen, Bupati melarang pejasa ojek konvensional menggunakan masker penutup wajah.

Bupati juga mengatakan harus ada halte-halte atau pos tertentu, dan ojek tidak boleh beroperasi di jalan besar karena berpotensi menimbulkan masalah.

Sehubungan dengan itu, Bupati mengharapkan pengurus ojek untuk menata dan mendata ulang anggota mereka per wilayah.

“Bila perlu jangan direkrut (lagi). Anggota ojek terlalu banyak. Tiap wilayah dibatasi jumlahnya agar lebih mudah memantau,” tandas Bupati.(***/cpk2/dixie)