Natal-Tahun Baru Papua Barat Aman Darat, Laut, Udara

Polda Papua Barat memastikan keamanan, kenyamanan dan kelancaran Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Bidang Oprasional, Senin (17/12/2018).

Dai segi pengamanan, Karo Ops Polda Papua Barat, Kombes Pol Moch Sagi dalam pemaparannya menyebut, ada 31 SPBU yang akan mereka amankan di Papua Barat.

Lokasi transortasi juga akan diamankan di wilayah Papua Barat dengan total 17 terminal, 21 pelabuhan, 12 bandara, 65 pusat perbelanjaan, 26 objek wisata dan 16 objek pergantian akhir tahun.

Polda juga telah menginventarisir ormas yang akan mendukung perayaan ibadah Natal. Itu diantaranya 120 orang remaja mesjid, 34 umat Hindu dan 15 orang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Di Papua Barat sendiri terdata ada 2.466 gereja.

Sementara itu pada bidang lainnya, Adna Bagus Naesa dar Pertamina TBBM Manokwari, mengatakan stok BBM sudah normal. Meski tidak merinci jumlah yang ada saat ini namun dia memastikan bahwa stok BBM aman hingga akhir tahun.

Sementara itu, Menager jaringan di UP3 PLN Manokwari, Yan P menyatakan bahwa listrik juga akan stabil hingga akhir tahun, terutama pada tanggal 24-25 dan 31 Desember.

Bahkan mereka sudah sejak 7 Desember melakukan gelar personil untuk kesiapan akhir tahun. 7 mobil operasional dan kendaraan rekanan juga akan disiagakan bersama personil.

Kepala Operasi di Pelni Manokwari, I Komang Budiswastiawan, mengatakan, 6 kapal Pelni, 3 kapal perintis dan dua kapal feri akan melayan rute dari Manokwari selama Natal dan Tahun Baru. B

Juga ada dispensasi penambahan penumpang untuk beberapa kapal. Sedangkan Posko Nataru juga akan dibangun di lingkungan pelabuhan.

Sedangkan dari Perum Bulog Manokwai juga menyatakan bahwa stok beras juga aman. Hanya saja pada rapat sebelumnya, BI menginformasikan adanya kenaikan harga ada ikan dan daging.

Baca Juga :
Kapolri Ingatkan Konsistensi dan Komitmen Polwan

Sedangkan untuk bidang udara akan dibahas dalam rapat lanjutan di Sorong pada 20 Desember mendatang. Polda Papua Barat akan mempertanyakan mahalnya tiket pesawat.

Terpisah, Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf A Rodja yang dikonfirmasi usai rapat mengatakan, apa yang dibahas dalam rapat tersebut dapat direalisaskan di lapangan, agar masyarakat bisa menikmati Natal dan Tahun Baru.

Terlepas dari pihak keamanan, Kapolda juga meminta agar mayarakat bisa menjadi Polisi bagi diri sendiri atau mengemban fungsi kepolisian.

“Kunci pintu rumah, listrik dimatikan. Itu bagian dari mengemban tugas kepolisian. Kita dari Polri sebagai penanggung jawab keamanan, minta masyarakat juga menjaga situasi Kamtibmas,” pesannya.

Sementara itu, sesuai anggaran DIPA pengamanan, sebanyak 534 personil akan dilibatkan dalam pengamanan. Masing masing Polres juga akan melibatkan instansi samping baik TNI maupun unsur pemerintahan.(njo)