Manokwari Diharapkan Jadi Tuan Rumah Pesparani 2019

Manokwari Diharapkan Jadi Tuan Rumah Pesparani 2019
Ketua LP3KD Papua Barat Roberth KR Hammar (tengah) dalam Rapat Kerja Penyusunan Program 2019 akhir Desember 2018 lalu.(foto: ist)

Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat berharap Manokwari bisa jadi tuan rumah Pesparani tingkat Papua Barat tahun 2019.

“Hanya saja, hal tersebut terkendala belum dilantiknya pengurus LP3KD Manokwari, sehingga belum terjadi komunikasi sebagai tuan rumah,” ujar Ketua Umum LP3KD Papua Barat, Roberth KR Hammar, Minggu (27/1/2019).

Belum adanya kepengurusan di Manokwari itu juga berdampak pada ketersediaan anggaran, karena anggaran dari pemerintah kabupaten/kota sudah ditetapkan, sedangkan tuan rumah belum dipastikan.

“Mudah-mudahan hambatan-hambatan tersebut ada solusi terbaiknya. Agenda tingkat
provinsi ini rencananya akan digelar medio Juni 2019 mendatang,” jelasnya.

Pesparani tingkat PB harus digelar di 2019 ini karena dipercepatnya Pesparani nasional dari semestinya 2021 ke 2020. Percepatan dilakukan karena pada 2021 nanti ada Pesparawi Nasional di Yogya.

Pesparani PB ini akan melombakan lebih banyak mata lomba dibanding Pesparani Nasional 2018 di Ambon, yang melombakan 12 mata lomba, karena ada mata lomba Paduan Suara Etnik.

“Kabupaten/kota yang pengurus LP3KD-nya belum dilantik tidak diperkenankan ikut Pesparani tingkat provinsi,” tandasnya.(an/dixie)

Baca Juga :
Manokwari Juara Umum Pesparani I Katolik Papua Barat, Ini Hasil Lengkapnya