Dituding Nyatakan K2 Diangkat Dari Tong Sampah, Kabag Humas Bintuni Membantah

Dituding Nyatakan K2 Diangkat Dari Tong Sampah, Kabag Humas Bintuni Membantah

Koordinator Honorer K2 Teluk Bintuni, Ricard Hamberi menyesalkan pernyataan Kabag Humas Teluk Bintuni, Dominggus Pattikawa, yang diduga menyebut bahwa honorer K2 sudah di tong sampah baru diurus.

Via ponselnya, Ricard menerangkan dalam apel pagi Senin (11/3/2019) Asisten II mengatakan bahwa formasi CPNS dibuka hari ini.

Usai apel, ada honorer K2 yang menanyakan itu ke Asisten II. Dia menanyakan formasi CPNS sudah dibuka sementara K2 belum selesai.

Di situ ada Kabag Humas. Terus beliau katakan bahwa, K2 kan sudah selesai. Mau apa lagi? Kalian kan sudah di tong sampah baru diurus. Jadi tenang saja. Itu sudah di tandatangani bupati,” ujar Ricard menerangkan hasil pembicaraan.

Pernyataan ‘sudah di tong sampah’ ini membuat honorer K2 tidak terima.

“Jangan bicara tong sampah. Dari kabupaten ini belum buka, kami sudah ada. Tidak boleh bicara begitu. Kami bukan dari sampah,” ungkapnya.

Pernyataan ini, kata dia, sudah diangkat di grup WhatsApp K2 Teluk Bintuni. Namun, dia mengatakan, akan meminta agar tidak ada gerakan apapun sebelum mereka meminta klarifikasi pada yang bersangkutan.

Terpisah, Kabag Humas Kabupaten Teluk Bintuni, Dominggus Pattikawa, yang dikonfirmasi via ponselnya, membantah tudingan itu.

“Siapa yang katakan bahwa diangkat dari tong sampah? Saya hanya sampaikan kalian harus bersyukur. Kan tinggal pembagian SK saja,” ujarnya.

Menurutnya, saat itu dia katakan bahwa bupati dalam apel-apel sebelumnya sudah sampaikan bahwa 500 lebih SK K2 sudah ditandatangani. Hanya saja SK itu belum dibagi.

“Kamu harus bersyukur karena kebijakan bupati dan wakil bupati mau mengangkat K2 di Teluk Bintuni. Jangan sampai ada pembusukan publik untuk saya. Formasi CPNS itu program nasional. Kita harus terima. Tidak boleh ada yang bertindak boikot,” tandasnya. (njo)