334 WNA di Teluk Bintuni Diawasi Ketat

334 WNA di Teluk Bintuni Diawasi Ketat
Data Kantor Imigrasi Kelas II non TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Manokwari di sela rapat timpora di Teluk Bintuni, 10 April 2019.

Data Kantor Imigrasi Kelas II non TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Manokwari menunjukkan ada 334 WNA di Kabupaten Teluk Bintuni, Paua Barat.

Data itu diungkapkan Kakanim Kelas II non TPI Manokwari, Bugie Kurniawan, dalam rapat tim pengawasan orang asing (timpora) Kanwil Kemenkumham Papua Barat di sebuah penginapan di Bintuni, Rabu (10/4/2019).

Mereka tersebar di berbagai perusahaan yang beroperasi di Teluk Bintuni.

Asisten III Pemkab Teluk Bintuni, Sriwidia Ningsih yang membuka rapat itu mengatakan keberadaan WNA di Teluk Bintuni pastinya mempunyai dampak baik dan negatif. Yang negatif itu perlu diantisipasi dan ditangkal.

“Timpora dapat diharapkan terus menjalin sinergitas dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, mengingat dampak positif lebih sedikit dibandingkan dampak negatifnya,” tutur Sriwidia.

Sementara itu, Kabid Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Teluk Bintuni, Hendri Kapuangan mengatakan khusus di Distrik Mayado ada 7-8 WNA yang ke luar masuk. Info dari masyarakat mereka warga Malaysia.

Dia menegaskan instansinya mengawasi ketat para WNA yang ada, apalagi jelang Pemilu 2019 pada 17 April 2019 nanti.(***)

Baca Juga :
Bintuni Juga Nyalakan Seribu Lilin