Prospek Cerah, Treasure Bay Bintan Tambah Investasi 500 M

Prospek Cerah, Treasure Bay Bintan Tambah Investasi 500 M
Crystal Lagoon, kolam renang terbesar sekaligus laguna air laut buatan pertama di Asia Tenggara, di Treasure Bay, Bintan, Kepuauan Riau.(foto: ist/finroll.com)

Cerahnya prospek usaha bidang pariwisata di kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau membuat Treasure Bay menambah investasinya.

Presiden Direktur Treasure Bay, CK Fong mengatakan akan menambah 200 kamar lagi di resort tersebut dengan nilai investasi SGD 50 juta (Setara Rp519 miliar dengan kurs Rp10.380).

“Target kita 200 kamar tambahan ini sudah beroperasi 2020 mendatang,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima papuakini.co, Jumat (19/4/).

Tambahan investasi ini tak lepas dari pesatnya tingkat hunian resort yang, antara lain, terkenal sebagai resort dengan kolam renang terbesar sekaligus laguna air laut buatan pertama di Asia Tenggara itu.

Pada 2018 lalu resort itu dikunjungi 180 ribu wisatawan nusantara dan mancanegara selama 2018.

Prospek Cerah, Treasure Bay Bintan Tambah Investasi 500 M
Presiden Direktur Treasure Bay, CK Fong (kaos hitam) dalam kunjungan ke Rumah Bahagia Lansia di Kelurahan Kawal, Bintan. (foto: ist)

Peningkatan itu dinilai Fong sangat pesat bahkan fantastis, mengingat Treasure Bay baru mulai operasi medio 2015 lalu dengan investasi awal SGD 50 juta.

“Sekitar 25 persen pengunjung Treasure Bay wisatawan asing,” ungkap Fong.

Saat mulai beroperasi baru ada 40 kamar di resort tersebut. Kini resort itu telah mengoperasikan 200 kamar. Dengan tambahan 200 kamar lagi maka resort itu nantinya bakal memiliki 400 kamar.

“Kami optimis angka kunjungan akan terus meningkat pada tahun ini dan tahun depan,” sebut Fong di sela-sela kunjungan ke Rumah Bahagia Lansia di Kelurahan Kawal, Bintan.

Menjawab alasan kenapa berinvestasi di Pulau Bintan, CK Fong menyebutkan selain lokasi sangat strategis karena berbatasan dengan sejumlah negara tetangga, proses perizinannya sederhana dan kondisi keamanannya cukup baik.

Fong lalu mengatakan program Corporate Social Responsibility yang dilakukan Treasure Bay terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan sangat mendukung keberadaan objek wisata ini.

“Kami rutin melakukan penanaman mangrove bekerjasama dengan berbagai komunitas kepemudaan dan masyarakat setempat, serta membantu membangun sejumlah masjid sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :
Gerak Cepat Kemen PUPR Bangun RS Corona, Target Tuntas 28 Maret

Kedatangannya bersama komunitas CB Motor, bersama sejumlah petinggi Treasure Bay grup, ke Rumah Bahagia Lansia dalam program Ride for Life ini untuk berbagi rasa dengan para orangtua di situ.

“Selain Treasure Bay, ada juga dari pihak pengelola Hotel The Canopi dan Diamont yang satu grup dengan Treasure Bay, yang lokasinya berdampingan di Kawasan Wisata Lagoi,” jelasFong.(***/dixie)