Banjir Bintuni Sudah Surut, Banyak Fasum Masih Terendap Lumpur

Banjir Bintuni Sudah Surut, Banyak Fasum Masih Terendap Lumpur
Tim Polsek dan BNPP (Basarnas) bntuni di lokasi banjir.

Banjir di Kampung Sibena Raya Distrik Tuhiba dan Kampung Stengkol 1 Distrik Timbuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, sudah surut.

Menurut Kapolres Teluk Bintuni AKBP Andriano Ananta SIK, melalui Kapolsek Bintuni Iptu Herman, warga sudah membersihkan sisa-sisa banjir, walapun masih banyak fasilitas umum (fasum) yang belum sempat dibersihkan, seperti sekolah, balai kampung, dan puskesmas pembantu.

“Berdasarkan laporan tim Polsek dan BNPP (Basarnas) Pos SAR Bintuni di lapangan, tak ada korban jiwa dalam banjir yang melanda sejak Minggu dini hari itu,” ujar Kapolsek, Senin (22/4/2019).

Sementara itu, menurut tokoh masyarakat Kampung Bangun Mulya, Karyono, banjir terjadi akibat hujan deras sejak Sabtu Malam hingga Minggu pagi.

“Akibatnya air merendam jalan dan sejulah rumah warga, yang terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga. Banjir sudah mulai surut Senin subuh tadi,” jelas Kapolsek, lalu menambahkan menurut Karyono banjir ini siklus musiman delapan tahun sekali.

Selain itu, menurut keterangan Kepala Kampung Sibena Raya, Rony Sahputra, banjir terjadi akibat meluapnya dua sungai dekat kampung itu.(cpk6/dixie)

Baca Juga :
Bintuni Utamakan Pembangunan Manusia