Jalan ke Bintuni Rusak Parah, Harus Jalan Kaki 5 KM

Jalan ke Bintuni Rusak Parah, Harus Jalan Kaki 5 KM
Seorang Mama Papua yang menggendong bayi dibantu melewati jalan rusak di Distrik Tahota, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, karena jalan itu tak bisa dilewati kendaraan 4-wheel drive menuju Teluk Bintuni, 8 Juni 2019.

Warga yang hendak ke Teluk Bintuni dari Manokwari Selatan atau Manokwari, atau sebaliknya, harus jalan kaki sekira 3-5 km di Distrik Tahota, karena parahnya kerusakan jalan di musim hujan.

Pantauan papuakini.co di lokasi Sabtu, (8/6/2019) menunjukkan kendaraan 4-wheel drive kabin ganda dari masing-masing arah tertahan di kawasan Gunung Pasir.

Untuk melanjutkan perjalanan, masyarakat harus berjalan kaki menuju camp PT Job Mulia Bersama. Di situ masyarakat ganti mobil yang menuju Manokwari Selatan atau Manokwari. Begitu sebaliknya.

Heri, warga Bintuni yang ditemui pekerja pers di ruas jalan tersebut mengatakan dia sudah berjalan kaki sekira satu jam.

Baca Juga :
Gubernur Ingatkan ASN Disiplin Laksanakan Tugas

Mobil yang ditumpanginya menurunkan di Gunung Pasir karena tidak berani mengambil resiko melewati jalan becek yang baru tergutur hujan.

“Kalau musim hujan seperti ini pasti jalan kaki. Kecuali musim panas. Pernah terpaksa kami bermalam karena kendaraan terjebak lumpur. Kali ini terpaksa jalan kaki,” ujarnya.

Jalan ke Bintuni Rusak Parah, Harus Jalan Kaki 5 KM
Warga berjalan kaki melewati jalan rusak di Distrik Tahota, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, karena jalan itu tak bisa dilewati kendaraan 4-wheel drive menuju Teluk Bintuni, 8 Juni 2019.

Petrus T, salah satu sopir mobil kabin ganda juga melakoni hal serupa, setelah memarkir mobilnya di Gunung Pasir.

Dia berharap Gubernur Papua Barat bisa memperhatikan ruas jalan itu agar bisa bagus. Dia berharap para bupati bisa segera berkoordinasi dengan gubernur untuk perbaikan jalan tersebut.(njo)