Minimal 8 Tim Dari Papua Barat Akan Bertarung di Liga 3 PSSI

Minimal 8 Tim Dari Papua Barat Akan Bertarung di Liga 3 PSSI
Dendi, Panitia Kompetisi Liga 3 PSSI dalam workshop di Manokwari, 14 Juni 2019.

Diperkirakan minimal delapan tim amatir di Papua Barat akan ikut dalam kompetisi Liga 3 PSSI.

Ini dikatakan Dendi, Panitia Kompetisi Liga 3 PSSI, usai Workshop Liga 3 di sebuah hotel di Manokwari, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya, ada 17 tim yang sudah diberi undangan. Beberapa di antaranya sudah konfirmasi. Hanya saja, dia tidak menyebutkan delapan tim yang sudah menyatakan siap berlaga itu.

Tim amatir itu akan berlaga dalam skala provinsi Papua Barat, untuk kemudian berlaga di regional Papua dan Papua Barat untuk memperebutkan tiket ke putaran nasional yang akan diikuti 32 tim.

Baca Juga :
Masyarakat Papua Diundang Ikut GPPMP Minahasa Fun Bike 2018

Terkait pendanaan, dia mengatakan tahun ini ada info Shopee akan memperbarui kontrak sponsorship dengan nilai tiga kali lebih besar dari tahun sebelumnya.

Dia juga mengatakan bila Papua Barat lolos di putaran regional bahkan nasional, maka Papua Barat bisa mengusulkan untuk jadi tuan rumah kompetisi ini.

Syarat pemain Liga 3 yang menjalankan sistem kompetisi penu kandang-tandang ini adalah usia maksimal di bawah 22 tahun, yaitu kelahiran 1 Januari 2001 s/d 1 Januari 1997.

Maksimal jumlah pemain adalah 30 orang, termasuk lima pemain senior. Tapi, dari lima itu hanya tiga yang boleh masuk daftar susunan pemain, sedangkan dua lainnya cadangan.

Baca Juga :
Kroasia Kontra Rusia di 8 Besar

Untuk pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui Sistem Informasi dan Administrasi (SIAP) PSSI, yang memudahkan tim di seluruh Indonesia untuk mendaftar. “Agar tidak terlambat informasi karena berbasis online,” jelasnya.

Dia kemudian menekankan koordinasi Asprov PSSI dengan PSSI pusat dan Asprov dengan tim-tim di Papua Barat.

“Papua dan Papua Barat ini tanahnya pemain. Makanya kita beri atensi lebih. Makanya kita datang agar lebih semangat dan karirnya lebih maju, bahkan di internasional,” tandasnya.(an/dixie)