DPR Papua Barat Kejar 7 Perdasus dan Tambahan Dana Otsus di DPR RI

DPR Papua Barat Kejar 7 Perdasus dan Tambahan Dana Otsus di DPR RI
Pertemuan DPR Papua Barat dengan Ketua DPR RI.

DPR Papua Barat mengejar registrasi tujuh Perdasus yang telah disahkan tapi masih mengendap di Kemendagri sejak sekira dua bulan lalu.

Ini dilakukan dengan menemui Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

“Kita minta Perdasus segera diregistrasi,” ujar Ketua DPR PB, Pieters Kondjol, menjawab papuakini.co via ponselnya.

Khusus untuk jumlah kursi anggota DPR PB dari jalur pengangkatan, dia meminta penambahan dari 11 menjadi 13 kursi. “Kita merujuk ke UU Otsus pasal 6 ayat 2,” tuturnya.

Baca Juga :
Pimpinan DPR Papua Barat Dilantik, Gubernur Minta Hilangkan Kompetisi Demokrasi

Penambahan dua kursi itu juga merupakan bagian dari representasi suku besar dan 12 kabupaten dan satu kota di Papua Barat. “Kita minta untuk yang belum terwakili,” ungkapnya.

Selain itu, DPR PB juga meminta agar anggota dari jalur pengangkatan ini juga memiliki unsur pimpinan dengan menjadi salah satu Wakil Ketua DPR PB.

DANA OTSUS

Hal lain yang juga dikejar adalah alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Baca Juga :
Minta Eksekutif Segera Masukkan Rancangan Perdasus Dana Otsus, Kondjol Minta Maaf Ke Wartawan

Menurut Kondjol, selama ini Otsus adalah 2 persen dari APBN. Untuk Tanah Papua, jumlah itu dibagi untuk dua provinsi di mana 70 persen untuk Papua dan 30 persen untuk Papua Barat.

“Kita minta agar selanjutnya diubah jadi 2 persen APBN untuk Papua, dan 2 persen pula untuk Papua Barat. Seperti di Aceh,” tandasnya.(an/dixie)