Mantap, Teluk Bintuni Satu-satunya Yang Punya Woman and Child Center di Papua Barat

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memberi apresiasi pada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang mendirikan Woman and Child Center, yang merupakan satu-satunya gedung bagi perempuan dan anak di Papua Barat.

Gubernur yang menempuh perjalanan darat selama sekira 5 jam dari Manokwati ke Bintuni mengatakan itu dalam peresmian gedung tersebut, Minggu (21/07/2019).

Gubernur mengingatkan agar gedung itu dipergunakan sebagaimana peruntukkannya untuk kian memajukan perempuan dan anak di Papua Barat.

Mantap, Teluk Bintuni Satu-satunya Yang Punya Woman and Child Center di Papua Barat
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menikmati makanan pangan lokal usai peresmian Woman and Child Center Sisar Matiti, 21 Juli 2019.

Gedung tersebut oleh Bupati Teluk Bintuni, Petrus kasihiw, diberi nama Sisar Matiti, yang diambl dari bahasa Wamesa yang artinya kali kabur.

Bupati mengatakan gedung itu dibangun dalam waktu cukup lama, sekira enam tahun dari 2014 hingga selesai 2019 ini.

Bupati juga berterima kasih karena Gubernur bisa melakukan dua agenda penting di kabupaten ini, yaitu peresmian gedung ini dan pembukaan ke IV Kelompok Tani dan Nelayan Andalan Papua Barat.

Mantap, Teluk Bintuni Satu-satunya Yang Punya Woman and Child Center di Papua Barat
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Teluk Bintuni, Jane Fimbay.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Teluk Bintuni Jane Fimbay, dalam laporannya mengatakan gedung berlantai tiga ini dibangun dengan secara bertahap dengan total anggaran Rp20.539.792.000.

Berdiri di lahan seluas 1339 meter persegi dengan luas bangunan 2249 meter persegi, gedung ini juga jadi Kantor Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Teluk Bintuni.

Gedung itu juga akan digunakan untuk, antara lain, pusat pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup perempuan, pusat kegiatan edukasi anak, penjualan produk-produk kerajinan perempuan dan anak, dan kegiatan-kegiatan Pemkab lainnya.(an/dixie)

Baca Juga :
Kepala Suku Besar Arfak Lantik Ketua Suku Besar Hatam