Massa Insiden Malang Kembali Turun Jalan, Kios, Toko, Pasar di Kaimana Pilih Tutup

Massa Insiden Malang Kembali Turun Jalan, Kios, Toko, Pasar di Kaimana Pilih Tutup
Suasana Kota Kaimana, Papua Barat, lengang, menyusul kembali turnnya massa buntu insiden berbau rasisme di Surabaya dan Malang, 2 Agustus 2019.

Massa kembali turun ke jalan di Kaimana untuk menyuarakan kecaman terhadap tindakan dan perkataan rasisme yang dilakukan terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.

Dari pantauan papuakini.co, massa yang menamakan diri Solidaritas Bangsa Monyet itu berkumpul di Taman Kota Kaimana, dan saat ini telah bertolak dengan berjalan kaki menuju ke Pasar Baru Krooy dengan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian, Selasa (20/08/2019).

Sebelumnya pada Senin (19/8/2019) kemarin massa sempat melakukan long march di areal wilayah kota Kaimana. Hari ini dilanjutkan dengan long march dari Taman kota hingga Pasar Baru Krooy.

Kondisi ini membuat sejumlah tempat usaha di pinggir jalan dari Taman Kota menuju Pasar Krooy tampak tutup.

Mini market maupun kios-kios kecil, bengkel motor, termasuk los-los jualan di Pasar Baru Krooy juga tutup.

Sejumlah aparat kepolisian terlihat berada di pasar dan terminal penumpang angkutan darat.

Baca Juga :
Bupati Kaimana Terpilih Gowes Bersama Kapolda dan Kepala BNN Papua Barat

“Kami memang sengaja tutup untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Maryam salah satu pemilik kios di areal taman kota Kaimana pada papuakini.co.

Wanita yang telah menetap di Kaimana selama 21 tahun itu mengaku prihatin atas sikap yang ditunjukkan terhadap mahasiswa Papua yang kuliah di Malang dan Surabaya.

“Anak-anak kami lahir di sini. Kami selama ini hidup sangat baik dengan basudara kita orang asli Papua di sini. Mereka semua baik-baik. Jadi terus terang saya juga prihatin atas apa yang terjadi pada mahasiswa Papua di sana,” paparnya.

Baca Juga :
Wakapolres dan Kasat Reskrim Baru Kaimana Mulai Bekerja

Sementara itu, di Terminal Angkutan Darat Pasar Baru Krooy terlihat sudah ada Bupati Kaimana Matias Mairuma, Wakil Bupati Kaimana Ismael Sirfefa, Ketua DPRD Kaimana Frans Amerbay, Kajari Kaimana Sutrisno Margi Utomo, dan Kapolres Kaimana AKBP AKBP RObertus A Pandiangan.

Dari informasi yang diperoleh Bupati dan Muspida akan melakukan pertemuan dengan massa pendemo ditempat ini.(cpk3/dixie)