Ribuan Warga Padati KKR Doa Pemulihan Bagi Tanah Papua di Kota Sorong

Ribuan Warga Padati KKR Doa Pemulihan Untuk Papua Barat di Kota Sorong
Gubernur Papua Barat (batik biru putih) di tengah masyarakat yang mengikuti KKR Doa Pemulihan Untuk Tanah Papua di Lapangan Hoky, Kota Sorong, 20 September 2019.

Ribuan warga menghadiri KKR Doa Pemulihan Bagi Tanah Papua di Lapangan Hoky, Kota Sorong, Jumat (20/09/2019). Kondisi ini serupa dengan KKR yang sama yang digelarsehari sebelumnya di Lapangan Borarsi, Manokwari.

Seperti di Manokwari, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam KKR ini mengajak warga untuk mengampuni para pelaku rasisme dan menyerahkan seluruh persoalan pada Tuhan lewat doa masing-masing.

Dalam KKR yang menghadirkan Pdt Gilbert Lumoindong itu, Gubernur menegaskan bahwa orang-orang yang masih suka menghina orang Papua menunjukkan bahwa nilai-nilai kehidupan mereka rendah.

“Karena itu kami menolak dengan tegas sikap penghinaan terhadap orang Papua dan sesama manusia lainnya,” tegas Gubernur.

Kegiatan yang dipelopori Pemprov Papua Barat bersama Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) Papua Barat, menurut Ketua Panitia Ny Juliana A Mandacan-Kiriweno, merupakan bentuk permohonan belas kasih Tuhan untuk memulihkan Tanah Papua, agar peristiwa 19 Agustus 2019 tidak terulang kembali, atau berkepanjangan, tetapi segera selesai, agar Papua dalam kembali hidup dalam kedamaian dan ketentraman.(an/dixie)