Data dan SDM Geospasial Digital Jadi Kendala Papua Barat

Data dan SDM Geospasial Digital Jadi Kendala Papua Barat
Asisten II Melkias Werinussa, mewakili Gubernur Papua Barat, membuka Sosialisasi Percepatan Kebijakan Satu Peta di Papua Barat, 2 Oktober 2019.

Masih minimnya data geospasial dalam format digital yang bisa dibagikan dan diunggah ke geoportal merupakan salah satu kendala terbentuknya Satu Peta Papua Barat.

Ini terungkap dalam Sosialisasi Percepatan Kebijakan Satu Peta di Papua Barat di Manokwari, Rabu (02/10/2019).

Kendala lainnya adalah keterbatasan SDM perangkat daerah yang ahli dalam mengolah data geospasial itu.

Padahal, data dan informasi sahih geospasial yang sedang dikembangkan Badan Informasi Geospasial (BIG) itu sangat penting sebagai acuan semua aktivitas pembangunan segala bidang agar tidak tumpang tindih, termasuk dalam pengembangan Papua Barat sebagai provinsi pembangunan berkelanjutan.

Untuk itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, diwakili Asisten II Melkias Werinussa, berharap kegiatan itu dapat membangun pemahaman bersama tentang kebijakan satu peta, dan memperkuat simpul jaringan daerah dari partisipasi berbagai kalangan profesi.(an/dixie)

Baca Juga :
210 Calon Anggota MRPB Perebutkan 42 Kursi