Kapolres Manokwari, Teluk Wondama, Fakfak Diserahterimakan

Kapolres Manokwari, Teluk Wondama, Fakfak Diserahterimakan
Serah terima jabatan Kapolres Manokwari, Kapolres Teluk Wondama, dan Kapolres Fakfak oleh Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak di Manokwari, 4 November 2019.

Jabatan Kapolres Manokwari, Teluk Wondama, dan Fakfak diserahterimakan Senin (04/11/2019).

Kapolres Manokwari kini dijabat AKBP Deddy Foury Millewa, Kapolres Fafak dijabat,AKBP Ary Nyoto Setiawan, dan Kapolres Teluk Wondama dijabat AKBP Danang Sarifudin.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan, sertijab itu mengandung dua tujuan, yakni untuk organisasi yang harus terus menerus mendapat penyegaran dan dalam rangka pembinaan karir dari pejabat yang diserahterimakan.

“Kalaulah boleh ibaratkan menjadi kapolres itu adalah sebuah pesta, maka tidak pada pesta yang tidak berakhir. Pesta ini akan berakhir dan akan dilanjutkan pesta berikutnya,” ungkapnya.

Dia lalu mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada AKBP Adam Erwindi.

“Saya katakan anda (AKBP Adam Erwindi) melaksanakan tugas dengan baik makanya anda dapat promosi jabatan. Semoga pengalaman berharga di Tanah Papua dapat digunakan ditempat tugas baru sebagai Wadirkrimsus Polda Sulut,” tuturnya.

Untuk AKBP Deddy Foury Millewa, kata Kapolda, selamat anda maju satu langkah ke depan. “Di Fakfak anda melewati tantangan besar, di Manokwari akan lebih besar lagi,” katanya

Untuk AKBP Ary Nyoto Setiawan, Kapolda meminta agar segera menyesuaikan diri. “Segera pelajari dan menyesuaikan diri dengan masyarakat dan anggota. Pelajari mapping potensi keamanan dan upaya pengamanan agar potensi tidak menjadi konflik,” tuturnya.

Untuk AKBP Danang Sarifudin, Kapolda mengucapkan selamat untuk jabatan baru. “Daerah Wondama jauh, tapi dekat di tangan. Jadi tidak ada alasan laporan telat,” pesannya.

Kepada AKBP Murwoto, yang mendapat promosi jabatan sebagai Kapolres Paser, Polda Katim, Kapolda meminta agar bawalah pengalaman dan cerita yang bagus di sana.

“Hal hal-baik itu seperti bagaimana kita mengamankan situasi dan kondisi di tengah masyarakat yang memiliki keunikan dengan daerah lain,” terangnya.(njo)