Buka Raker Satpol se PB, Wabup Kaimana Ingatkan Harus Jadi Teladan

Buka Raker Satpol se PB, Wabup Kaimana Ingatkan Harus Jadi Teladan
Wakil Bupati Kabupaten Kaimana Ismael Sirfefa SSos MH membuka Rakerda Satpol PP se Papua Barat, 27 November 2019.

Wakil Bupati Kabupaten Kaimana Ismael Sirfefa SSos MH mengingatkan dua fungsi penting yang melekat pada Satpol PP, yaitu sebagai polisi tapi juga sebagai pamong.

Hal itu disampaikan orang nomor dua di Kabupaten Kaimana ini sebelum membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Satpol PP se Papua Barat di salah satu hotel di Kaimana, Rabu (26/11/2019).

“Pamong Praja tugasnya mengawasi keputusan-keputusan Pemda yang sekarang dengan Undang-Undang 32 ini. Maka selain melakukan pengamanan kita juga mengawasi pelaksanaan peraturan daerah. Ini tugas kita yang utama,” tegas Wabup di hadapan Kasatpol Provinsi PB dan tamu undangan lain.

Menurutnya, Satpol juga disebut Civil Service, sehingga harus memiliki karakter positif dan memberikan suri teladan kepada publik serta mentor yang selalu bisa memberikan nasehat kepada publik bila mana terjadi pelanggaran-pelanggaran hukum positif maupun norma hukum yang lain.

Buka Raker Satpol se PB, Wabup Kaimana Ingatkan Harus Jadi Teladan
Kepala Kesbangpol se Papua Barat, minus Kabupaten Teluk Wondama, dalam pembukaan raker di Kaimana, 27 November 2019.

“Satpol memiliki kekuasaan dan kedaulatan, namun tidak berarti dengan kedua hal ini kita melakukan tindakan-tindakan yang sewenang-wenang, tetapi disesuaikan dengan tugas fungsi dan komando yang diberikan atasan terutama dalam rangka mengamankan peraturan daerah tetapi juga bagaimana bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya mengingatkan.

Di hadapan Kasatpol dari semua Kabupaten/Kota di Papua Barat, kecuali Teluk Wondama, Wabup juga memberikan apresiasi pada pemadam kebakaran yang selalu siaga 24 jam.

Menurutnya, tugas pemadam kebakaran sangat berat, di mana hal itu sebenarnya tugas kolektif antara pemerintah dan masyarakat. Jika berkaca dari kota-kota besar, jelas bahwa tugas ini berat di Kaimana karena terbatas dari segi sarana dan prasarana.

Wabup berharap Rakerda ini dapat memformulasikan program-program yang realistis dan mendesak terkait dengan tugas-tugas kepolisian dan kepamongan.

“Ketika raker ini kita putuskan, jangan di dalam perjalanan tahun anggaran hal itu jadi vakum. Hasil rapat kerja ini diharapkan bisa terakomodir di dalam APBD,” tegas Wabup.(cpk3)