Hilang di Teluk Etna, Delapan Hari Lisa Anisa Sarimolle Belum Ditemukan

Hilang di Teluk Etna, Delapan Hari Lisa Anisa Sarimolle Belum Ditemukan
arga bersama polisi mencari Lisa Anisa Sarimolle yang hilang di perairan di pantai Avona, Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Papua Barat sejak 23 Desember 2019. (foto:ist/polairudkaimana)

Lisa Anisa Sarimolle belum juga ditemukan hingga Selasa (31/12/2019) setelah dilaporkan hilang delapan hari lalu saat melaut di Pantai Avona Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Ibu rumah tangga warga Avona Kampung Syawatan Distrik Teluk Etna itu dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan bersama dua orang temanya.

Kapolres Kaimana AKBP Robertus A Pandiangan SIK MH, melalui Kasat Polairut Polres Kaimana, Iptu Zainudin Rumagoran pada papuakini.co mengatakan, warga baru melaporkan itu ke Kapolsek Teluk Etna baru pada 27 Desember 2019.

“Kejadiannya di pantai Avona sekitar muara kali Mur sekira pukul 19.00 WIT 23 Desember 2019,” ungkapnya.

Hilang di Teluk Etna, Delapan Hari Lisa Anisa Sarimolle Belum Ditemukan
Kasat Polairut Polres Kaimana, Iptu Zainudin Rumagoran

Menurutnya, dua saksi yang bersama-sama dengan korban saat kejadian, Kristina Helwen (51) dan Dorthea Yehu Bebianan (47), mengatakan mereka menuju TKP dengan sampan untuk menjaring ikan.

Mereka tiba di TKP sekira pukul 18.30 wit. Setibanya di TKP sekitar 20 meter dari bibir pantai, korban dan saksi turun dari perahu dan mulai membentang jaring di ketinggian air sebatas pinggang.

Saat itu korban memegang ujung jaring sementara kedua saksi membetulkan jaring yang terlilit. Jarak antara korban dan kedua saksi sekitar 9 meter. Tiba-tiba ada teriakan dari korban memanggil salah satu saksi, tapi saat kedua saksi menoleh korban sudah menghilang.

“Saat yang bersamaan senter yg dipegang salah seorang saksi langsung jatuh ke dalam air sementara korban masih berteriak Tuhan Yesus. Namun suara saksi sudah agak menjauh ke arah laut dan menghilang dengan kata terakhir “Adooooo,” jelasnya.

Kedua saksi lalu pulang ke Kampung Avona untuk meminta pertolongan masyarakat. Masyarakat yang mencari korban dengan senter melihat sekira 200 meter dari bibir pantai ada dua ekor buaya sangat besar. Namun masyarakat tetap mencari korban sampai buaya tersebut menghilang. Masyarakat dan keluarga korban masih melakukan pencarian sampai saat ini.

Baca Juga :
PDIP Hampir Pasti Rebut Ketua DPRD Kaimana

Tim Sat Polairud Res Kaimana yang menerima Laporan pada tanggal 27 Desember 2019 baru tiba di TKP pada tanggal 28 Desember 2019 pukul 07.00 WIT karena cuaca. Tim lalu melakukan pencarian bersama masyarakat, tapi nihil. “Pencarian masih terus dilakukan,” tandasnya.(cpk3)