Antisipasi Virus Corona, Kapal Dari Malaysia Pun Bakal Diperiksa

Wisatawan dan TKA Tiongkok Dilarang Masuk dan Keluar Manokwari
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Manokwari, Bugie Kurniawan, dalam rapat dengan Pemkab Manokwari baru-baru ini.

Pemkab Manokwari akan memeriksa kapal Xin Fen Hai 8 yang akan bersandar di Pelabuhan PT SDIC pada 30 Januari 2020 mendatang, meski kapal itu tidak berlayar dari Cina tapi dari Malaysia, sebagai antisipasi penyebaran virus Corona, atau 2019-nCoV.

Kapal bertonase 5.920 ton itu akan mengespor semen pertama kalinya dalam jumlah besar ke PNG.

“Pemeriksaan akan dilakukan di tengah laut sesuai zona yg ditetapkan KKP (Karantina Kesehatan Pelabuhan) Manokwari,” ujar Sekkab Manokwari, Aljabar Makatita, Selasa (28/01/2020).

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Manokwari, Bugie Kurniawan mengatakan akan terus memantau di mana sampai saat ini tidak ada kapal dari Wuhan yang langsung masuk ke Manokwari.

Meski demikian, kedatangan kapal asal Cina cukup rutin, yaitu dua kali setiap bulan.

Selama ini prosedur pemeriksaan dilaksanakan bersama bea cukai dan KKP, untuk menyepakati siapa yang naik duluan ke atas kapal saat pemeriksaan.

“Dalam situasi saat ini, kita bisa kerjasama dengan KKP agar mereka naik duluan dan kami belakangan, untuk memastikan ada atau tidaknya virus corona,” ungkapnya.(njo)

Baca Juga :
Lebih Dari 10 Tenaga Medis RSU Manokwari Positif Rapid Test Covid-19