Tim KLB Corona Covid-19 Papua Barat Terbentuk

Tim KLB Corona Covid-19 Papua Barat Terbentuk
Kadis Kesehatan Papua Barat bersalaman dengan Kabid Dokkes Polda Papua Barat usai rapat tim Kejadian Luar Biasa (KLB) antisipasi dan penanganan virus corona (Covid-19) di Papua Barat, 04 Maret 2020.

Pemerintah Papua Barat membentuk tim Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk mengantisipasi dan menangani virus corona (Covid-19) di Papua Barat, Rabu (04/03/2020).

Ketua Tim KLB, Derek Ampnir mengatakan akan segera menyusun rencana kontijensi sebagai pemaduan gerak langkah siapa berbuat apa dengan sarana yang ada.

“Setelah itu kita akan susun rencana aksi lintas sektor. Misalnya perhubungan udara lakukan apa, pelabuhan lakukan apa, dinas kesehatan lakukan apa sesuai otoritas masing masing,” ujarnya usai rapat.

Baca Juga :
Mendagri Setujui Pembentukan RSUD Papua Barat

Soal peralatan pendukung penanganan yang masih minim, Derek tidak melihatnya sebagai kendala. “Yang terpenting bagaimana sumber daya dan semangat gotong royong. Kekuatan dan antisipasi kita ada di masyarakat,” ungkapnya.

Dia lalu mengajak dan mengimbau semua masyarakat Papua Barat untuk memiliki minimal sapu tangan dan rajin cuci tangan pakai sabun.

Hal senada dikatakan Kadinkes Papua Barat, Otto Parorrongan. “90 persen virus dapat dicegah dengan cuci tangan pakai sabun secara rutin, termasuk cuci muka. Jarak interaksi minimal 2 meter, supaya saat bersin dan batuk tidak terjangkau,” ungkapnya.

Dinkes juga akan rapat internal untuk antisipasi jika ada sesuatu rumah sakit siap menerima dan merawat. Puskesmas Maripi yang menjadi daerah terdekat PT SDIC juga akan secara bergilir didatangi sebagai antisipasi.

Baca Juga :
Ibu dan Bayi Positif Covid-19 di Manokwari Dalam Kondisi Sehat

“Dua kali ke SDIC kita sudah bilang siapkan ruangannya. Tenaganya nanti kita bantu,” tuturnya.

Dia kemudian mengimbau masyarakat tidak perlu takut melainkan harus waspada. “Perlindungan utama jaga diri. Kalau dalam keadaan sehat, virus tidak akan serang kita,” pesannya.(njo)