Tingkat Hunian SwissBel Manokwari Terjun Bebas, Terpaksa Terapkan Unpaid Leave

Tingkat Hunian SwissBel Manokwari Terjun Bebas, Terpaksa Terapkan Unpaid Leave
GM Swissbel-Hotel Manokwari, Adri Syawal.

Occupancy rate atau tingkat hunian SwissBel-Hotel Manokwari terjun bebas di masa pandemi Covid-19.

General Manager SwissBel-Hotel Manokwari, Adri Syawal, menjawab papuakini.co mengatakan bila biasanya tingkat hunian rata-rata 80 persen, maka kini berkisar 10-17 persen saja.

Ini menyebabkan manajemen international chain hotel yang berbasis di Hong Kong dan beroperasi di puluhan negara tersebut harus mengambil keputusan drastis.

Antara lain cuti bergantian sampai unpaid leave alias cuti di luar tanggungan perusahaan, dan menghentikan kegiatan-kegiatan pelatihan internal di hotel yang memiliki 124 kamar ini (bukan 92 seperti ditulis sebelumnya, Red).

SwissBel-Hotel Manokwari termasuk yang ‘beruntung’ karena masih bisa beroperasi. Pasalnya, secara global, puluhan ribu hotel tidak beroperasi lagi.

Secara nasional, menurut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, seperti dilansir katadata, per 13 April 2020 sudah 1642 hotel anggota PHRI yang tutup. Selain itu, 353 restoran atau tempat hiburan tak beroperasi.

Kondisi ini menyebabkan industri pariwisata nasional kehilangan potensi pendapatan dari wisatawan asing US$ 4 M, atau sekira Rp 60 triliun.(an/dixie)

Baca Juga :
Dinsos Papua Barat Tetap Bangun Pondok Jualan Tahun Ini