Kenapa Jumlah Bantuan Tunai Berbeda-beda? Ini Penjelasan BNI Manokwari

Kenapa Jumlah Bantuan Tunai Berbeda-beda? Ini Penjelasan BNI Manokwari
Kepala BNI Cabang Manokwari, Maruli Ricardo Pardede.

Sejumlah warga Manokwari bertanya-tanya kenapa bantuan yang mereka terima melalui BNI berbeda dengan yang didapat penerima lainnya.

Kepala BNI Cabang Manokwari
Maruli Ricardo Pardede menjelaskan hal itu menjawab papuakini.co, Rabu (03/06/2020).

Menurutnya, itu terjadi karena ada penerima bantuan existing Program Keluarga Harapan (PKH) yang kemudian diperluas dengan bantuan selama pandemi Covid-19.

Penerima bantuan tersebut berdasarkan data dari dinas terkait pemerintah setempat yang diusulkan ke Kementerian Sosial. Setelah diverifikasi dan disetujui Kemensos, daftar penerima bantuan Covid-19 itu diteruskan ke BNI pusat. Selanjutnya, BNI pusat meneruskan data penerima bantuan itu ke BNI daerah.

“Jadi BNI sebagai bank penyalur bantuan di mana para penerimanya sesuai data dari Kemensos berdasarkan usulan pemerintah daerah itu. Di Manokwari ada 486 penerima bantuan melalui BNI itu,” jelasnya.

BNI lalu memberikan buku tabungan, kartu ATM, dan PIN kartu ATM ke masing-masing penerima bantuan.

“Besaran bantuan yang diterima berbeda-beda sesuai juklak Kemensos. Misalnya, ibu hamil dan anak-anak usia 0-6 tahun dapat bantuan Rp250 ribu per bulan, anak SMP Rp125 ribu per bulan, anak SMA Rp166 ribu per bulan, dan lansia Rp200 ribu,” bebernya.

Dia menegaskan BNI selalu berkoordinasi dengan instansi teknis pemerintah setempat menyangkut penyerahan bantuan tersebut.(an/dixie)

Baca Juga :
Gubernur Papua Barat Serahkan Bantuan di Gereja, Tinjau Pembangunan Masjid