Penerbangan Penumpang Hanya Boleh Angkut Maksimal 72 Persen Kapasitas

Penerbangan Penumpang Hanya Boleh Angkut Maksimal 72 Persen Kapasitas
Kepala Otoritas Bandara Wilayah IX Papua Barat, Agus Irianto.

Penerbangan yang akan mengangkut penumpang dibatasi hanya bisa membawa 72 persen dari kapasitas pesawat.

“Sesuai edaran Satgas (Covid-19 nasional) dan Kemenhub,” ujar Kepala Otoritas Bandara Wilayah IX Papua Barat, Agus Irianto, menjawab pekerja pers di gubernuran Papua Barat, Rabu (10/06/2020).

Hanya saja, penerbangan masih bersifat khusus, yaitu untuk kalangan sesuai aturan. Kalangan umum juga bisa, misalnya mahasiswa yang akan melanjutkan kuliah, dengan tetap memenuhi aturan.

Dia juga mengatakan Sriwijaya Air sudah minta slot time untuk penerbangan dari Makassar ke Manokwari dan ke depannya langsung Jakarta ke Manokwari.

Terkait penerbangan Lion Air Group, pria yang instansinya bertugas mengawasi dan mengendalikan penerbangan di Papua Barat ini, mengatakan belum ada konfirmasi.

Seperti diberitakan papuakini.co sebelumnya, Lion Air Group sudah menjual tiket Jakarta ke Manokwari dan sebaliknya untuk penerbangan mulai 16 Juni 2020.(an/dixie)

Baca Juga :
Ini 10 Komoditas Utama Penyebab Inflasi di Papua Barat