Jumlah Pernikahan di Capil Manokwari Turun Gara-gara Covid-19

Jumlah Pernikahan di Capil Manokwari Turun Gara-gara Covid-19
Kepala Seksi Pernikahan dan Perceraian Disdukcapil Manokwari, Nonik Agustina Renjaan.

Jumlah pernikahan di Manokwari turun di 2020. Penurunan itu diperkirakan karena pandemi Covid-19.

Menurut Kepala Seksi Pernikahan dan Perceraian Disdukcapil Manokwari, Nonik Agustina Renjaan, data terakhir 2020 menunjukkan ada 151 pasangan yang menikah, sedangkan di 2019 ada lebih dari 400 pasangan.

“Biasanya di pertengahan tahun sudah lebih dari 200 pasangan yang menikah. Tapi tahun ini sampai bulan berjalan ini baru 151 pasangan menikah,” ujarnya, Selasa (14/07/2020).

Jumlah itu mencakup yang menikah langsung dengan catatan sipil dan yang menikah tapi baru mengurus catatan sipil belakangan.

Bagi pasangan yang ingin menikah langsung dengan dokumen catatan sipil, maka pasangan bersangkutan harus susah melengkapi berkas pernikahan mereka di Dinas Dukcapil Manokwari paling lambat 10 hari sebelum hari pernikahan.

Ditanya tentang perceraian, dia mengatakan per hari ini ada 14 pasangan bercerai. Tahun 2019 terdata ada 25 pasangan yang bercerai.(an/dixie)

Baca Juga :
Dukcapil di Papua Barat Siap Buka Sabtu-Minggu Dengan Catatan