Goethe-Institut Gelar Lomba Seni, Hadiah Wisata ke Berlin Gratis

Goethe-Institut Gelar Lomba Seni, Hadiah Wisata ke Berlin Gratis
© Groupe Dejour

Goethe-Institut menggelar lomba “Arts Spaces & Collaborative Projects – Networking Travel to Germany.”

Dikutip dari siaran persnya, lomba ini diperuntukkan bagi pendiri, pemimpin, dan pengelola ruang seni dari Asia, Australia, dan Selandia Baru.

Peserta yang terpilih akan mendapat kesempatan untuk berjejaring dengan rekan sejawat yang menggarap ruang seni dan proyek kolaboratif di Jerman.

Program ini akan mendorong peserta yang terpilih untuk mengeksplorasi tema-tema seputar ruang seni dan karya kolaboratif, seni sebagai ruang sosial dan ruang berpikir, politik kebudayaan, serta bagaimana pandemi COVID-19 mengubah cara seni bekerja dan berfungsi.

“Kami mengundang pelamar yang sangat berminat mengejar keberlanjutan ruang seni dan proyek artistik lainnya. Kami juga membuka kesempatan untuk mereka yang sangat ingin melibatkan diri dalam dialog dan bersedia berempati dengan orang-orang dengan beragam latar belakang dan perspektif,” ujar Dr. Ingo Schöningh, Kepala Bagian Progam Budaya di Goethe-Institut Indonesien.

Syaratnya pelamar harus mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Inggris, bertempat tinggal di Indonesia, memasukkan aplikasi paling lambat pada 23 Agustus pukul 23.59 WIB (GMT+7).

Pelamar harus mengirim aplikasi melalui e-mail maya.maya@goethe.de berisikan tautan untuk mengunduh video berdurasi maksimal 3 menit mengenai pelamar, kerja pelamar, dan ruang/proyek dengan ukuran file maksimal 50 MB.

Formulir aplikasi yang telah diisi lengkap dalam bahasa Inggris. Formulir bisa diunduh di tautan https://www.goethe.de/ins/id/id/kul/ser/aue/arp.html.

Aplikasi hanya dalam bentuk digital. Goethe-Institut tidak akan mempertimbangkan lamaran yang ditulis tangan, dicetak, atau dipindai.

Sehubungan dengan kondisi pandemi saat ini, program akan terbagi ke dalam dua tahap. Pertama, pelamar yang diterima akan mengikuti pertemuan daring melalui platform digital yang diadakan sampai dengan tiga kali seminggu dari tanggal 20 September hingga 10 Oktober 2020.

Baca Juga :
Jemaah Anshorut Daulah Masuk Daftar Teroris Australia

Peserta yang terpilih akan bertemu dan berinteraksi dalam perbincangan daring terpandu dan tur virtual.

Selanjutnya, mereka akan mengikuti kunjungan 7 hari ke Berlin pada musim semi/musim panas 2021, sepanjang dimungkinkan oleh penerbangan internasional.

Goethe-Institut akan menanggung biaya perjalanan, termasuk akomodasi dan makanan di Jerman, dan akan membantu peserta dalam pengurusan visa.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi goethe.de/indonesia/networkingtravel.(*/dixie)