Pasca ‘Anomali’, Ketua Golkar Papua Barat Kans Jatuh di Alfons Manibuy

Pasca 'Anomali', Ketua Golkar Papua Barat Kans Jatuh di Alfons Manibuy

Oleh: Dixie Tasiam

Masuknya Alfons Manibuy dalam bursa kandidat Ketua Golkar Papua Barat menjadikan tokoh senior beringin itu memiliki kans kuat untuk jadi Ketua Golkar Papua Barat.

Mantan Ketua Partai Golkar Teluk Bintuni dan Bupati Teluk Bintuni itu bisa jadi katalis, sekaligus pemersatu, kader-kader Golkar Papua Barat, yang kini terpolarisasi antara dua kandidat ketua: petahana Ketua Golkar Papua Barat Rudi Timisela dan Ketua Golkar Kota Sorong, yang juga Walikota Sorong, Lamberthus Jitmau.

Musda Golkar sendiri sudah tiga kali tertunda, dan dijadwalkan akan dilakukan di DPP PG di kawasan Slipi, Jakarta, 15-16 Agustus 2020.

Alfons Manibuy masuk di tengah ‘anomali’ lantaran Golkar Papua Barat sampai membuka kembali pendaftaran bakal calon ketuanya. Pendaftaran dibuka mendadak, hanya satu hari yang tak sampai 1 x 24 jam, 13-14 Agustus 2020.

Ada tiga orang lain yang disebut mengambil berkas, tapi, infonya, hanya Alfons Manibuy yang mengembalikan berkas di lokasi pendaftaran di sebuah hotel di Jakarta yang dikenal luas sebagai milik kader Golkar asal Papua Barat yang berkiprah di politik nasional.

Masuknya Alfons Manibuy dalam bursa ini, diakui atau tidak, rasanya ada deal politik tertentu dengan salah satu dari kandidat yang ada sebelumnya.

Siapa kandidat itu? Orang Golkar mestinya tahu.

Selamat berkompetisi.(*)

 

 

Baca Juga :
Musda Golkar Papua Barat Empat Kali Tunda. Ada Apa?