Balon Terpapar Covid-19 Tak Hilang Hak Politik

Balon Terpapar Covid-19 Tak Hilang Hak Politik
Ketua KPU Papua Barat Paskalis Semunya.

Bakal calon (Balon) kepala dan wakil kepala daerah tak kehilangan hak politiknya untuk bertarung di Pilkada serentak 09 Desember 2020.

Ini dikatakan Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya, menjawab papuakini di ruang kerjanya, Selasa (14/09/2020) sore.

Menurutnya, berkas pencalonan Balon yang terpapar itu tetap berproses, termasuk diverifikasi KPU.

Balon terpapar wajib melakukan isolasi mandiri sebelum dilakukan pengambilan swab test PCR kedua pasca isolasi.

Jika pada swab test kedua tetap positif, maka KPU Papua Barat akan berkoordinasi dan minta arahan KPU RI.

Yang jelas, para balon, termasuk yang terpapar, diharapkan sudah bisa menyelesaikan semua berkas sebelum tanggal 22 September.

Sesuai tahapan, KPU akan menetapkan pasangan calon Pilkada pada 23 September 2020.

Bila terjadi hal-hal yang sama-sama tak diinginkan pada balon, baik balon kepala atau wakil kepala daerah, maka balon diberi kesempatan selama tiga hari untuk mencari pasangan baru.

Sejauh ini ada dua balon yang terpapar Covid-19, masing-masing di Manokwari Raya dan Sorong Raya.

Soal ini, Semunya mengatakan baru menerima info resmi tentang balon yang terpapar di Sorong Raya.(dixie)

Baca Juga :
Perindo Manokwari Serahkan Daftar Calon Pilkada ke Pengurus Provinsi