Papua Barat Bakal Kewalahan Atasi Penyebaran Covid-19

Papua Barat Bakal Kewalahan Atasi Penyebaran Covid-19
Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap.

Papua Barat diprediksi akan kewalahan menangani pesatnya angka terkonfirmasi positif Covid-19 karena terbatasnya jumlah tenaga medis dan fasilitas kesehatan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap mencontohkan kondisi di Manokwari, ibukota Provinsi Papua Barat.

“Di Manokwari fasilitas karantina sudah full, meski kapasitasnya hanya 40-an kamar. Ada yang jalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Jika mereka semua dikarantina terpusat, pasti fasilitas kesehatan tidak cukup, begitupun dengan tenaga kesehatannya,” ujarnya, Senin (14/09/2020).

“RS Provinsi kini menampung 13 orang di tempat karantina. Dua orang dirujuk ke RSUD Manokwari. Kalau meningkat terus, sebelum akhir bulan ini kemungkinan fasilitas akan penuh,” tambahnya.

Saat ini tidak ada cara lain untuk membentengi diri melainkan kembali pada mawas diri masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan

“Penyebarannya saat ini sudah merata hampir di seluruh wilayah. Jika masyatakat tidak taat, maka angka positif akan terus bertambah,” tuturnya.

Arnold yang juga Direktur RS Provinsi Papua Barat meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan 3M 1T, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabut, Menjaga jarak, dan Tidak berkerumun.

“Yang sudah nol kasus kembali meningkat. Peningkatannya juga pesat. Itu artinya penyebaran Covid-19 sudah merata. Kita harus antisipasi hal ini secara bersama,” tandasnya.(njo)

Baca Juga :
Kepala Kampung di Raja Ampat Mesti Optimalkan PKTD Untuk Jaga Daya Beli Masyarakat